Tribun Lifestyle

Hati-hati! Ini 7 Dampak Buruk Sering Ambil Foto Anak, Ganggu Privasi sang Buah Hati hingga Narsisme

Berikut tujuh dampak buruk memotret anak dan membagikan hasil jepretan di media sosial yang Tribunnews.com himpun dari Bright Side:

Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Sri Juliati
Hati-hati! Ini 7 Dampak Buruk Sering Ambil Foto Anak, Ganggu Privasi sang Buah Hati hingga Narsisme
Pexels.com
Ilustrasi bayi. 

Hal ini bisa saja menjadi bahan lelucon rekan anak jika menemukan potret memalukan tersebut.

Bisa saja anak kalian malu di sekolah karena ulah orang tua di masa lalu.

5. Privasi anak terganggu

Orang tua memang memiliki hak untuk memilih bagaimana membesarkan anak.

Namun jangan lupa, jika anak juga memiliki hak untuk melindungi privasinya.

Orang tua tak mungkin meminta izin anak untuk membagikan potret mereka di media sosial.

Kebiasaan orang tua yang ingin membagikan cerita anak terkadang lupa dengan privasi anak yang lebih penting.

6. Diskriminasi di usia dini

Komentar pedas memang menjadi risiko pengguna media sosial.

Jika membagikan potret anak di media sosial, orang tua harus paham jika dampaknya mereka bisa menerima komentar netizen.

Bentuk paling sering dilontarkan adalah sikap diskriminasi yang akan diterima anak.

Kaum minoritas akan selalu terlihat mencolok.

Bahkan komentar soal rasisme juga bisa menyerang anak-anak.

7. Risiko pencurian identitas

Secara tak sadar, orang tua sudah memberikan informasi detail terkait anak mereka.

Seperti tanggal lahir, jenis kelamin, dan nama lengkap.

Ini menjadi sasaran empuk para pencuri identitas.

Mereka tidak memiliki riwayat kredit, sehingga bisa dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk urusanan finansial. 

(Tribunnews.com/ Siti Nurjannah Wulandari)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas