Cara Membuat Rawon, Mudah Dibuat Sendiri, Dilengkapi Tips Mengolah Keluak sebagai Bumbu Rawon
Berikut ini cara membuat rawon yang mudah dibuat sendiri di rumah, siapkan bumbu keluak, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan kemiri.
Penulis:
Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor:
Tiara Shelavie
TRIBUNNEWS.COM – Bagi pecinta kuliner, Anda dapat mencoba resep ini untuk membuat rawon sendiri di rumah.
Rawon dimasak menggunakan bumbu-bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, dan kemiri.
Selain itu, ada keluak yang berasal dari biji pohon kepayang, daging bijinya diambil untuk dijadikan bumbu.
Namun, keluak sebenarnya termasuk bahan yang beracun.
Nah, agar racunnya hilang, maka keluak tidak langsung dimasak.
Setelah dipetik, direbus dulu, barulah difermentasi.
Fermentasi dilakukan dengan mengubur keluak dalam tanah, sambil ditutupi abu dan daun pisang selama 40 hari.
Selama proses inilah, daging keluak yang putih berubah jadi hitam.
Baca: Cara Membuat Ayam Bakar yang Manis Bumbunya Meresap sampai Ke Tulang! Gampang Banget
Baca: Cara Membuat Perkedel Enak dan Gurih, Simak Tips Masak Perkedel Agar Tak Mudah Hancur dan Lembek
Berikut cara membuat rawon, dilansir Tribunnews.com dari Sajiansedap.grid.id:
Resep Rawon
Durasi 50 menit
6 porsi Porsi
Bahan:
500 gram daging sengkel
2000 ml air
5 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2 batang serai, memarkan
1 batang daun bawang, potong 1 cm
1 blok kaldu sapi
1 sendok makan garam
1/4 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh gula pasir
2 sendok,4 minyak untuk menumis
Bahan halus:
12 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 buah keluak, diseduh
2 cm kunyit, dibakar
4 butir kemiri, sangrai
Cara Membuat Rawon:
1. Rebus daging sengkel dan air sampai empuk, angkat dan potong-potong daging. Selanjutnya, ambil 1.750 ml kaldunya.
2. Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai harum.
Tambahkan daun bawang, aduk rata dan tuang ke rebusan daging.
3. Masukkan kaldu blok, garam, merica bubuk, dan gula pasir.
Masak di atas api kecil sampai matang.
Resep Rawon Daging Goreng
Waktu: 60 Menit
Sajian: 4 Porsi
Bahan Daging Goreng:
- 400 gram daging gandik, rebus, potong searah serat
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
- 1/2 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica
- 500 ml minyak untuk menggoreng
Bahan Kuah:
- 1.500 ml kaldu sapi
- 5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 2 batang serai, memarkan
- 1 batang daun bawang, potong 1 cm
- 1 sendok makan garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 6 buah keluak, seduh
- 2 cm kunyit, bakar
- 4 butir kemiri, sangrai
Bahan Pelengkap:
- 50 gram taoge
- 5 butir telur asin rebus
- 4 porsi nasi putih
- 4 porsi sambel terasi (secukupnya)
-200 gram krupuk udang (secukupnya)
Cara Membuat Rawon Daging Goreng:
Daging goreng, lumuri daging dengan bawang putih, ketumbar bubuk, garam, dan merica.
Goreng di dalam minyak goreng yang sudah dipanaskan di atas api kecil hingga kering. Sisihkan.
Untuk membuat kuah rawon: Tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai sampai harum.
Tambahkan daun bawang, aduk rata, kemudian tuang kaldu, masak hingga mendidih.
Masukkan garam, merica bubuk, dan gula pasir, masak di atas api kecil sampai matang.
Terakhir, sajikan daging goreng bersama kuah rawon dan pelengkap.
Cara mengolah keluak
1. Tumbuk keluak dengan lumpang sampai terbelah.
Usahakan agar kulitnya yang keras tidak retak agar tidak sulit dipisahkan dengan isinya.
2. Keruk isi keluak dengan sendok.
3. Seduh dengan air panas agar lembut.
4. Setelah itu keluak bisa diseduh dan diblender bersama bumbu halus.
Jika membelinya dalam jumlah banyak, keluak cukup disimpan di suhu ruang, tidak perlu dalam lemari es.
Keluak bisa tahan untuk waktu yang lama jika disimpan di tempat yang tepat.
Seduh dengan air panas agar lembut.
Adapun, sebagai informasi berikut ini cara memilih keluak:
1. Kocok-kocok keluak di telinga.
Kalau berbunyi, pilih yang bunyinya lebih lembut, tidak nyaring.
Sementara yang nyaring berarti keras sehingga akan sulit diolah.
2. Jangan memilih keluak yang kulitnya sudah keriput atau terlalu kering.
Itu pertanda keluak sudah agak lama.
3. Kadang, keluak pahit rasanya.
Jadi, sebelum digunakan, cicipi dulu sedikit.
Kalau pahit, sebaiknya jangan digunakan karena akan berpengaruh pada rasa makanan.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Sajiansedap.grid.id/Virny Apriliyanty/Dwi)