Tribun Lifestyle

Bacaan Doa

Surat An-Nas dalam Tulisan Arab dan Latin Lengkap dengan Terjemahan dan Tafsirannya

An-Nas merupakan surah ke-114 dalam al-Qur'an dan diturunkan setelah surat Al Falaq.

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Surat An-Nas dalam Tulisan Arab dan Latin Lengkap dengan Terjemahan dan Tafsirannya
Tribunnews/Herudin
Ilustrasi membaca Al-Qur'an. Berikut bacaan surat An-nas Lengkap dengan Terjemahan dan Tafsirannya 

TRIBUNNEWS.COM - Simak bacaan surat An-Nas dalam tulisan arab dan latin di dalam artikel ini.

Selain tulisan arab dan latin surat An-Nas, dilengkapi juga dengan terjemahan dan tafsir dari masing-masing ayat.

An-Nas merupakan surah ke-114 dalam al-Qur'an.

Surat An-nas diturunkan setelah surat Al Falaq.

Surat ini terdiri atas 6 ayat.

Baca juga: Surat Al Kahfi Ayat 1-10 dan Keutamaannya, Dibaca Setiap Hari Jumat

Baca juga: Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Tulisan Arab dan Latin Serta Keutamaan Membacanya di Hari Jumat

An-Nas

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ - ١

Qul a'ụżu birabbin-nās

Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia

مَلِكِ النَّاسِۙ - ٢

Malikin-nās

Artinya: Raja manusia

اِلٰهِ النَّاسِۙ - ٣

Ilāhin-nās

Artinya: Sembahan manusia

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ - ٤

Min syarril-waswāsil-khannās

Artinya: Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ - ٥

Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās

Artinya: Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ - ٦

Minal-jinnati wan-nās

Artinya: Dari (golongan) jin dan manusia.

Tafsir Surat An-Nas

Berikut tafsir surat An-Nas dari ayat1-6 yang dikutip dari quran.kemenag.go.id:

Ayat 1

Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada umatmu, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menciptakan, memelihara, dan mengurus manusia.

Ayat 2

Raja manusia, yang mengatur semua urusan mereka, dan Dia Mahakaya sehingga tidak membutuhkan mereka.

Ayat 3

Raja manusia, yang mengatur semua urusan mereka, dan Dia Mahakaya sehingga tidak membutuhkan mereka.

Ayat 4

Sembahan manusia, Tuhan yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Itulah Tuhan yang patut disembah dan dimintai perlindungan.

Ayat 5

Sembahan manusia, Tuhan yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Itulah Tuhan yang patut disembah dan dimintai perlindungan.

Ayat 6

Aku berlindung kepada-Nya dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi pada diri manusia dan selalu bersamanya layaknya darah yang mengalir di dalam tubuhnya,

(Tribunnews.com/Farrah Putri)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas