Tribun Lifestyle

Bacaan Doa

Surat Al-Maárij ayat 1-44, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

Berikut bacaan surat Al-Maárij ayat 1-44, dilengkapi dengan tulisan arab, latin, dan terjemahannya

Penulis: Faishal Arkan
Editor: Garudea Prabawati
Surat Al-Maárij ayat 1-44, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan
freepik.com
Berikut bacaan surat Al-Maárij ayat 1-44, lengkap dengan tulisan arab, latin, dan terjemahan 

10. wa lā yas`alu ḥamīmun ḥamīmā

Artinya: dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya,

 
يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِىِٕذٍۢ بِبَنِيْهِۙ - ١١

11. yubaṣṣarụnahum, yawaddul-mujrimu lau yaftadī min 'ażābi yaumi`iżim bibanīh

Artinya: sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab dengan anak-anaknya,

وَصَاحِبَتِهٖ وَاَخِيْهِۙ - ١٢

12. wa ṣāḥibatihī wa akhīh

Artinya: dan istrinya dan saudaranya,

 
وَفَصِيْلَتِهِ الَّتِيْ تُـْٔوِيْهِۙ - ١٣

13. wa faṣīlatihillatī tu`wīh

Artinya: dan keluarga yang melindunginya (di dunia),

وَمَنْ فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًاۙ ثُمَّ يُنْجِيْهِۙ - ١٤

14. wa man fil-arḍi jamī'an ṡumma yunjīh

Artinya: dan orang-orang di bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan (tebusan) itu dapat menyelamatkannya.

كَلَّاۗ اِنَّهَا لَظٰىۙ - ١٥

15. kallā, innahā laẓā

Artinya: Sama sekali tidak! Sungguh, neraka itu api yang bergejolak,

نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰىۚ - ١٦

16. nazzā'atal lisy-syawā

Artinya: yang mengelupaskan kulit kepala.

 
تَدْعُوْا مَنْ اَدْبَرَ وَتَوَلّٰىۙ - ١٧

17. tad'ụ man adbara wa tawallā

Artinya: Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama),

 
وَجَمَعَ فَاَوْعٰى - ١٨

18. wa jama'a fa au'ā

Artinya: dan orang yang mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.

 اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ - ١٩

19. innal-insāna khuliqa halụ'ā

Artinya: Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.

اِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًاۙ - ٢٠

20. iżā massahusy-syarru jazụ'ā

Artinya: Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,

وَّاِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًاۙ - ٢١

21. wa iżā massahul-khairu manụ'ā

Artinya: dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,

اِلَّا الْمُصَلِّيْنَۙ - ٢٢

22. illal-muṣallīn

Artinya: kecuali orang-orang yang melaksanakan salat,

الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَاۤىِٕمُوْنَۖ - ٢٣

23. allażīna hum 'alā ṣalātihim dā`imụn

Artinya: mereka yang tetap setia melaksanakan salatnya,

وَالَّذِيْنَ فِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌۖ - ٢٤

24. wallażīna fī amwālihim ḥaqqum ma'lụm

Artinya: dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,

لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِۖ - ٢٥

25. lis-sā`ili wal-maḥrụm

Artinya: bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta,

وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِۖ - ٢٦

26. wallażīna yuṣaddiqụna biyaumid-dīn

Artinya: dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ - ٢٧

27. wallażīna hum min 'ażābi rabbihim musyfiqụn

Artinya: dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya,

اِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍۖ - ٢٨

28. inna 'ażāba rabbihim gairu ma`mụn

Artinya: sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya),

 
وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَۙ - ٢٩

29. wallażīna hum lifurụjihim ḥāfiẓụn

Artinya: dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

 
اِلَّا عَلٰٓى اَزْوَاجِهِمْ اَوْ مَا مَلَكَتْ اَيْمَانُهُمْ فَاِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَۚ - ٣٠

30. illā 'alā azwājihim au mā malakat aimānuhum fa innahum gairu malụmīn

Artinya: kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka tidak tercela.

 
فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَۚ - ٣١

31. fa manibtagā warā`a żālika fa ulā`ika humul-'ādụn

Artinya: Maka barangsiapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

 
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۖ - ٣٢

32. wallażīna hum li`amānātihim wa 'ahdihim rā'ụn

Artinya: Dan orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya,

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَاۤىِٕمُوْنَۖ - ٣٣

33. wallażīna hum bisyahādātihim qā`imụn

Artinya: dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya,

 
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُوْنَۖ - ٣٤

34. wallażīna hum 'alā ṣalātihim yuḥāfiẓụn

Artinya: dan orang-orang yang memelihara salatnya.

 
اُولٰۤىِٕكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَ ۗ ࣖ - ٣٥

35. ulā`ika fī jannātim mukramụn

Artinya: Mereka itu dimuliakan di dalam surga.

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ - ٣٦

36. fa mālillażīna kafarụ qibalaka muhṭi'īn

Artinya: Maka mengapa orang-orang kafir itu datang bergegas ke hadapanmu (Muhammad),

 
عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ - ٣٧

37. 'anil-yamīni wa 'anisy-syimāli 'izīn

Artinya: dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ - ٣٨

38. a yaṭma'u kullumri`im min-hum ay yudkhala jannata na'īm

Artinya: Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan?

 
كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ - ٣٩

39. kallā, innā khalaqnāhum mimmā ya'lamụn

Artinya: Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui.

فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ - ٤٠

40. fa lā uqsimu birabbil-masyāriqi wal-magāribi innā laqādirụn

Artinya: Maka Aku bersumpah demi Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan dan bintang), sungguh, Kami pasti mampu,

عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ - ٤١

41. 'alā an nubaddila khairam min-hum wa mā naḥnu bimasbụqīn

Artinya: untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami tidak dapat dikalahkan.

 
فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ - ٤٢

42. fa żar-hum yakhụḍụ wa yal'abụ ḥattā yulāqụ yaumahumullażī yụ'adụn

Artinya: Maka biarkanlah mereka tenggelam dan bermain-main (dalam kesesatan) sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

 
يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ - ٤٣

43. yauma yakhrujụna minal-ajdāṡi sirā'ang ka`annahum ilā nuṣubiy yụfiḍụn

Artinya: (yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ ࣖ - ٤٤

44. khāsyi'atan abṣāruhum tar-haquhum żillah, żālikal-yaumullażī kānụ yụ'adụn

Artinya: pandangan mereka tertunduk ke bawah diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka.

Baca juga: Surah As-Saff Ayat 1-14: Mengenai Apa yang Diridhai Allah Sesudah Menerangkan Apa yang Dimurkai-Nya

(Tribunnews.com/Arkan)

Berita lainnya seputar bacaan doa

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas