Surat An-Naba Ayat 1-40 dalam Arab dan Latin Beserta Terjemahannya
Bacaan surat An-Naba ayat 1-40 dalam arab dan latin beserta terjemahannya. Surat an-Naba merupakan surah ke-78 dalam al-Qur'an.
Penulis:
Arif Fajar Nasucha
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Surat An-Naba merupakan surah ke-78 dalam al-Qur'an yang terdiri atas 40 ayat.
Tergolong surah Makkiyah, surat ini dinamakan An Naba' yang berarti berita besar, diambil dari kata An Naba' pada ayat 2.
Berikut bacaan surat An-Naba ayat 1-40 dalam tulisan arab dan latin beserta terjemahannya yang dikutip dari laman Qur'an Kemenag.
Surat An-Naba
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmannirrahiim.
Artinya: Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang
عَمَّ يَتَسَاۤءَلُوْنَۚ - ١
1. 'Amma yatasaa-aluuna
Artinya: Tentang apakah mereka saling bertanya?
عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ - ٢
2. 'Ani alnnaba-i al’azhiimi
Artinya: Tentang berita yang besar (hari Kebangkitan)
الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ - ٣
3. Alladzii hum fiihi mukhtalifuuna
Artinya: yang dalam hal itu mereka berselisih.
كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ - ٤
4. Kallaa saya’lamuuna
Artinya: Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ - ٥
5. Tsumma kallaa saya’lamuuna
Artinya: Sekali lagi, tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ - ٦
6. Alam naj’ali al-ardha mihaadaan
Artinya: Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan
وَّالْجِبَالَ اَوْتَادًاۖ - ٧
7. Waaljibaala awtaadaan
Artinya: dan gunung-gunung sebagai pasak?
وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ - ٨
8. Wakhalaqnaakum azwaajaan
Artinya: Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.
وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًاۙ - ٩
9. Waja’alnaa nawmakum subaataan
Artinya: Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat.
وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ - ١٠
10. Waja’alnaa allayla libaasaan
Artinya: Kami menjadikan malam sebagai pakaian.
وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ - ١١
11. Waja’alnaa alnnahaara ma’aasyaan
Artinya: Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan.
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًاۙ - ١٢
12. Wabanaynaa fawqakum sab’an syidaadaan
Artinya: Kami membangun tujuh (langit) yang kukuh di atasmu.
وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ - ١٣
13. Waja’alnaa siraajan wahhaajaan
Artinya: Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari).
وَّاَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَاۤءً ثَجَّاجًاۙ - ١٤
14. Wa-anzalnaa mina almu’shiraati maa-an tsajjaajaan
Artinya: dKami menurunkan dari awan air hujan yang tercurah dengan deras
لِّنُخْرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًاۙ - ١٥
15. Linukhrija bihi habban wanabaataan
Artinya: agar Kami menumbuhkan dengannya biji-bijian, tanam-tanaman,
وَّجَنّٰتٍ اَلْفَافًاۗ - ١٦
16. Wajannaatin alfaafaan
Artinya: dan kebun-kebun yang rindang.
اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيْقَاتًاۙ - ١٧
17. Inna yawma alfashli kaana miiqaataan
Artinya: Sesungguhnya hari Keputusan itu adalah waktu yang telah ditetapkan,
يَّوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَتَأْتُوْنَ اَفْوَاجًاۙ - ١٨
18. Yawma yunfakhu fii alshshuuri fata'tuuna afwaajaan
Artinya: (yaitu) hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong.
وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ - ١٩
19. Wafutihati alssamaau fakaanat abwaabaan
Artinya: Langit pun dibuka. Maka, terdapatlah beberapa pintu.
وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ - ٢٠
20. Wasuyyirati aljibaalu fakaanat saraabaan
Artinya: Gunung-gunung pun dijalankan. Maka, ia menjadi (seperti) fatamorgana.
اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ - ٢١
21. Inna jahannama kaanat mirshaadaan
Artinya: Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)
لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ - ٢٢
22. Lilththaaghiina maaabaan
Artinya: (dan) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
لّٰبِثِيْنَ فِيْهَآ اَحْقَابًاۚ - ٢٣
23. Laabitsiina fiihaa ahqaabaan
Artinya: Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama.
لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَّلَا شَرَابًاۙ - ٢٤
24. Laa yadzuuquuna fiihaa bardan walaa syaraabaan
Artinya: Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّاقًاۙ - ٢٥
25. Illaa hamiiman waghassaaqaan
Artinya: selain air yang mendidih dan nanah,
جَزَاۤءً وِّفَاقًاۗ - ٢٦
26. Jazaa-an wifaaqaan
Artinya: sebagai pembalasan yang setimpal.
اِنَّهُمْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ حِسَابًاۙ - ٢٧
27. Innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaan
Artinya: Sesungguhnya mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.
وَّكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا كِذَّابًاۗ - ٢٨
28. Wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaan
Artinya: Mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًاۙ - ٢٩
29. Wakulla syay-in ahsaynaahu kitaabaan
Artinya: Segala sesuatu telah Kami catat dalam kitab (catatan amal manusia).
فَذُوْقُوْا فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ اِلَّا عَذَابًا ࣖ - ٣٠
30. Fadzuuquu falan naziidakum illaa ‘adzaabaan
Artinya: Oleh karena itu, rasakanlah! Tidak akan Kami tambahkan kepadamu, kecuali azab.
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ - ٣١
31. Inna lilmuttaqiina mafaazaan
Artinya: Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga),
حَدَاۤىِٕقَ وَاَعْنَابًاۙ - ٣٢
32. Hadaa-iqa wa-a’naabaan
Artinya: (yaitu) kebun-kebun, buah anggur,
وَّكَوَاعِبَ اَتْرَابًاۙ - ٣٣
33. Wakawaa’iba atraabaan
Artinya: gadis-gadis molek yang sebaya,
وَّكَأْسًا دِهَاقًاۗ - ٣٤
34. Waka'san dihaaqaan
Artinya: dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا كِذَّابًا - ٣٥
35. Laa yasma’uuna fiihaa laghwan walaa kidzdzaabaan
Artinya: Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula (perkataan) dusta.
جَزَاۤءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابًاۙ - ٣٦
36. Jazaa-an min rabbika ‘athaa-an hisaabaan
Artinya: (Hal itu) sebagai balasan (dan) pemberian yang banyak dari Tuhanmu,
رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ لَا يَمْلِكُوْنَ مِنْهُ خِطَابًاۚ - ٣٧
37. Rabbi alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa alrrahmaani laa yamlikuuna minhu khithaabaan
Artinya: (yaitu) Tuhan (pemelihara) langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Pengasih. Mereka tidak memiliki (hak) berbicara dengan-Nya.
يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ صَفًّاۙ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا - ٣٨
38. Yawma yaquumu alrruuhu waalmalaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna illaa man adzina lahu alrrahmaanu waqaala shawaabaan
Artinya: Pada hari ketika Ruh dan malaikat berdiri bersaf-saf. Mereka tidak berbicara, kecuali yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia mengatakan yang benar.
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا - ٣٩
39. Dzaalika alyawmu alhaqqu faman syaa-a ittakhadza ilaa rabbihi maaabaan
Artinya: Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).
اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا ࣖ - ٤٠
40. Innaa andzarnaakum ‘adzaaban qariiban yawma yanzhuru almaru maa qaddamat yadaahu wayaquulu alkaafiru yaa laytanii kuntu turaabaan
Artinya: Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan