Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa Buka Puasa Senin Kamis dengan Arab, Latin, dan Terjemahan

Di hari Kamis, umat muslim biasanya menjalankan puasa sunnah Senin Kamis. Berikut adalah bacaan doa buka puasa Senin Kamis.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Doa Buka Puasa Senin Kamis dengan Arab, Latin, dan Terjemahan
Freepik
Ilustrasi puasa - Puasa Senin Kamis merupakan puasa sunnah yang dapat dilaksanakan oleh umat muslim pada hari Senin dan Kamis. 

TRIBUNNEWS.COM - Di hari Kamis, umat muslim biasanya menjalankan puasa sunnah Senin Kamis.

Tentunya, umat muslim melaksanakan aktivitas sahur dan berbuka puasa.

Berikut adalah bacaan doa buka puasa Senin Kamis dari riwayat HR Abu Dawud:

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya : "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."

Adapun bacaan niat puasa Senin Kamis adalah sebagai berikut.

Niat Puasa Sunah Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Rekomendasi Untuk Anda

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala

"Saya niat puasa hari Kamis, sunah karena Allah ta'ala."

Baca juga: Doa Setelah Selesai Haid, Lengkap dengan Panduan Mandi Wajib

Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala

Artinya: "Saya niat puasa hari Senin, sunah karena Allah ta'ala."

Artikel ini juga dilengkapi manfaat puasa Senin Kamis yang telah Tribunnews.com rangkum dari buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah karya Muhammad Syukron Maksum.

Keutamaan Puasa Senin Kamis

1. Hari Kelahiran Rasulullah, Penetapan Kenabian dan Diturunkannya Al-Quran

Hari Senin adalah hari Rasulullah SAW dilahirkan.

Selain itu, beliau menerima wahyu pertama kali yang disampaikan oleh Jibril juga pada hari Senin.

Rasulullah bersabda: "Itu adalah hari yang saya dilahirkan didalamnya dan hari yang saya diangkat sebagai Rasul atau hari yang pada saya diturunkan Al-Quran." (HR. Muslim).

2. Hari Pemeriksaan Amal

Saat kita masih di dunia, pemeriksaan catatan amal sehari-hari kita diperiksa secara berkala.

Ternyata, pemeriksaan amal itu dilakukan pada hari Senin dan Kamis.

Maka, jika pemeriksaan amal itu terjadi saat kita sedang berpuasa, semoga nilai keburukan dari amal kita berkurang dan nilai amal kebaikannya bertambah.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Rasulullah SAW bersabda:

"Amal perbuatan itu diperiksa tiap hari Senin dan Kamis, maka saya suka diperiksa amalku sedang saya berpuasa." (HR. Turmudzi).

3. Berharap Ampunan Allah SWT

Mengapa Rasulullah SAW memberi perhatian khusus pada puasa Senin-Kamis sedemikian rupa, hingga tak pernah melewatkannya?

Hal itulah kemudian, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra., membuat para sahabat bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan hari Senin dan Kamis.

Saat mereka bertanya pada beliau apa sebabnya, maka sabdanya:

"Sesungguhnya amal-amal itu dipersembahkan pada tiap Senin dan Kamis, maka Allah berkenan mengampuni setiap muslim atau setiap mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka firman-Nya: "Tangguhkanlah keduanya."" (HR. Ahmad).

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas