Doa Ketika Ada Angin Kencang agar Terhindar dari Bahaya
Muslim dianjurkan berdoa ketika ada angin kencang agar terlindungi dari bahaya dan tidak boleh mencelanya. Rasulullah mengajarkan doa tersebut.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Angin termasuk salah satu ciptaan Allah Swt yang dapat membawa rahmat dan peringatan.
- Ketika ada angin kencang, seorang muslim sebaiknya tidak mencelanya.
- Dalam hadis, Rasulullah Saw mengajarkan doa yang beliau baca ketika ada angin kencang.
TRIBUNNEWS.COM - Angin merupakan salah satu ciptaan Allah Swt yang dapat membawa berkah.
Angin disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai pembawa kabar gembira yaitu pertanda datangnya hujan yang merupakan rahmat Allah Swt.
“serta Dialah yang meniupkan angin menjadi pembawa informasi gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan)…” (QS Al-A’raaf: 57)
“Allahlah yang mengirim angin, lalu ia (angin) menggerakkan awan, kemudian Dia (Allah) membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan Dia menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya. Maka, apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, seketika itu pula mereka bergembira.” (QS. Ar-Rum ayat 48)
Selain sebagai pembawa rahmat, angin juga dapat membawa peringatan, seperti dijelaskan dalam skripsi berjudul Fungsi Al-Riyah dalam Al-Quran (Studi Analisis Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim tentang Fungsi Angin) oleh Alivah, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2024).
Karena itu, seorang muslim sebaiknya berdoa agar selalu mendapat perlindungan Allah Swt dari keburukan angin yang membawa peringatan.
Dalam kitab Al-Adzkar oleh Imam an-Nawawi terdapat doa ketika ada angin kencang.
Doa Ketika Ada Angin Kencang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Allahumma inni as’aluka khairahā wa khaira mā fīhā wa khaira mā ursilat bih, wa a‘ūdzu bika min syarrihā wa syarri mā fīhā wa syarri mā ursilat bih.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa pun yang terdapat di dalamnya dan kebaikan tujuan dihembuskannya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan apa pun yang terdapat di dalamnya dan keburukan tujuan dihembuskannya.” (HR. Muslim)
Baca juga: Doa Ketika Terjadi Bencana Alam Banjir, Tanah Longsor, Badai
Atau membaca,
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً، وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا، وَلَا تَجْعَلْهَا رِيحًا
Allahummaj'alha rahmatan, wa la taj'alha 'adzaban. Allahummaj'alha riyahan, wa la taj'alha rihan.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ia rahmat, dan jangan jadikan ia azab. Ya Allah, jadikanlah ia angin yang baik, dan jangan jadikan ia angin yang merusak." (HR. Abu Daud)
Adab Ketika Ada Angin Kencang
Ketika angin berembus kencang, manusia sebaiknya tidak mengutuk atau mengeluarkan kata-kata kasar.
Ada hal-hal yang perlu diketahui oleh muslim agar tidak melakukan hal yang buruk.
1. Berdoa kepada Allah Swt
Seorang muslim sebaiknya segera berdoa kepada Allah Swt untuk memohon perlindungan ketika ada angin kencang.
Doa tersebut juga bertujuan untuk memohon kebaikan yang dibawa angin tersebut, misalnya membantu penyerbukan tanaman dan pertanda datangnya hujan.
2. Mengingat Allah Swt dan berprasangka baik
Meski ada angin yang berembus sangat kencang dan menakutkan, sebaiknya tetap berbaik sangka kepada Allah Swt.
Angin tersebut dapat menjadi pertanda kebesaran Allah Swt Yang Maha Perkasa dan juga sebagai pengingat akan rahmat-Nya.
3. Tidak panik
Rasulullah Saw mencontohkan sikap tenang dan tidak panik ketika ada angin kencang.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: “Apabila Rasulullah Saw melihat angin dan awan, tampak perubahan pada wajah beliau. Jika hujan turun, beliau merasa lega. Aku bertanya tentang hal itu, lalu beliau bersabda: ‘Wahai Aisyah, aku khawatir angin itu membawa azab. Sesungguhnya suatu kaum telah diazab dengan angin.’
Dan apabila angin bertiup, beliau berdoa: "Allahumma inni as’aluka khairahā wa khaira mā fīhā wa khaira mā ursilat bih, wa a‘ūdzu bika min syarrihā wa syarri mā fīhā wa syarri mā ursilat bih" (HR. Muslim)
4. Jangan mencela angin
Seorang muslim sebaiknya tidak mengatakan kata-kata yang buruk dan kasar ketika ada angin kencang karena angin juga termasuk makhluk ciptaan Allah Swt.
Mencela angin sama dengan mencela kuasa Allah Swt dan tidak ridha dengan kehendak-Nya.
Tips Menghadapi Angin Kencang
Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan menyebutkan hal-hal yang sebaiknya dilakukan ketika terjadi angin kencang.
Jika sedang berada di dalam ruangan:
- Tutup jendela dan pintu lalu kunci
- Matikan semua aliran listrik dan peralatan elektronik, serta copot regulator tabung gas untuk mencegah kebakaran
- Menjauh dari sudut ruangan, pintu, jendela, dan dinding terluar bangunan.
Jika sedang berada di luar ruangan:
- Segera masuk ruangan/rumah
- Apabila terjadi kilatan petir, segera ambil posisi jongkok, duduk atau peluk lutut tarik ke dada
- Hindari tempat terbuka seperti lapangan, persawahan dll
- Jauhi sesuatu yang tinggi, seperti pohon, tiang listrik, tiap telepon, billboard iklan dll
- Jauhi saluran air, sungai, rawa atau danau.
Jika sedang berada di dalam kendaraan:
- Berhenti di samping jalan untuk mencari tempat yang aman serta jangan berada di dekat pohon, tiang listrik, tiang telepon dan hal lain yang mudah roboh
- Tetap berada di dalam kendaraan dengan menyalakan lampu hazard
- Jangan berhenti atau berjalan pada ruas jalan yang sekiranya akan banjir.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.