Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa setelah Sholat Tasbih 2 hingga 4 Rakaat dan Tata Caranya

Doa setelah sholat tasbih dibaca setelah mengerjakan dua atau empat rakaat sholat tasbih. Dalil sholat sunah ini berdasarkan hadis riwayat Abu Daud.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Doa setelah Sholat Tasbih 2 hingga 4 Rakaat dan Tata Caranya
Tribunnews.com
DOA SHOLAT TASBIH - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky, Kamis (1/1/2026). Doa setelah sholat tasbih dibaca setelah mengerjakan dua atau empat rakaat sholat tasbih. Dalil sholat sunah ini berdasarkan hadis riwayat Abu Daud. 
Ringkasan Berita:
  • Sholat tasbih merupakan sholat sunah yang dikerjakan dengan membaca 75 kalimat tasbih untuk setiap rakaat.
  • Sholat tasbih dapat dikerjakan empat rakaat atau dua rakaat pada pagi, siang, atau malam hari.
  • Tata cara sholat tasbih sedikit berbeda dengan sholat sunah lain.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sholat tasbih merupakan sholat sunah yang dapat dikerjakan pada waktu pagi, siang atau malam hari.

Pelaksanaan sholat tasbih ini berbeda dengan sholat sunah lainnya karena pada setiap gerakan sholat, diharuskan membaca tasbih setelah membaca bacaan sholat.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa sholat tasbih dapat dilakukan sendiri dan boleh dikerjakan berjamaah.

Sholat tasbih dilakukan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali untuk empat rakaat.

Sedangkan untuk sholat tasbih dua rakaat, jumlah kalimat tasbih yang dibaca sebanyak 150 kali.

Dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut bacaan doa sholat tasbih yang dibaca di setiap gerakan sholat tasbih.

Doa Sholat Tasbih

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Rekomendasi Untuk Anda

Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaaha illallahu wallahu akbar

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Baca juga: Dzikir dan Doa Setelah Sholat Fardhu Singkat, Mudah Dihafal

Doa Setelah Sholat Tasbih 

اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ حَتَّى أَخْلُصَ لَكَ النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُوْنَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ

Allahumma inni as'aluka taufîqa ahlil huda, wa a'mala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfana ahlil 'ilmi hatta akhafak. Allahumma inni as'aluka makhafatan tahjizuni 'an ma'ashika hatta a'mala bi tha'atika 'amalan astahiqqu bihi ridhaka wa hatta unashihaka bit taubah, khaufan minka hatta akhlusha lakan nashihata haya'an minka wa hatta atawakkala 'alaika fil 'umuri kulliha wa hatta akuna 'uhsinuz zhanna bika, subhana khaliqin nur.

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara', dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada rida-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya."

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tasbih

Pelaksanaan sholat tasbih sedikit berbeda dengan sholat sunah lainnya.

Kementerian Agama menjelaskan sholat tasbih dapat dikerjakan sebanyak dua rakaat atau empat rakaat.

Seperti dijelaskan dalam laman Kemenag, berikut ini tata cara sholat tasbih:

  1. Takbiratul ihram
  2. Membaca doa iftitah
  3. Membaca Surat Al-Fatihah
  4. Membaca Surat lain dalam Al-Quran, lalu membaca tasbih sebanyak 15 kali
  5. Ruku, lalu membaca tasbih 10 kali
  6. Itidal, lalu membaca tasbih 10 kali
  7. Sujud pertama, lalu membaca tasbih 10 kali
  8. Duduk di antara dua sujud, lalu membaca tasbih 10 kali
  9. Sujud kedua, lalu membaca tasbih 10 kali
  10. Duduk istirahat (sebelum berdiri ke rakaat berikutnya) membaca tasbih 10 kali
  11. Dilanjutkan ke rakaat berikutnya dengan jumlah tasbih yang sama seperti rakaat pertama.

Jumlah tasbih untuk satu rakaat sebanyak 75 kali dan jika mengerjakan empat rakaat maka jumlah tasbih yang dibaca adalah 300 kali.

Sedangkan jika mengerjakan dua rakaat, maka jumlah tasbih yang dibaca 150 kali.

Dalil Sholat Tasbih

Anjuran melaksanakan sholat tasbih disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dalam Kitab Al-Shalat.

Dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda kepada Abbas bin Abdil Muthalib: “Wahai Abbas, wahai pamanku, maukah aku memberimu? Maukah aku melakukan sepuluh perkara untukmu, bila engkau melakukannya Allah ampuni dosa-dosamu yang pertama dan yang terakhir, yang lama maupun yang baru, yang sengaja maupun yang tidak disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang rahasia maupun yang terang-terangan; yaitu engkau shalat empat rakaat, membaca al fatihah dan surat di setiap rakaat, lalu setelah selesai engkau baca: subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar 15x, kemudian ruku dan membaca itu 10x, kemudian I'tidal membaca 10 kali juga, kemudian sujud membaca 10x, kemudian mengangkat kepala dan membaca 10x, kemudian sujud lagi membaca 10x kemudian mengangkat kepala kembali membaca 10x, itu semua jumlahnya 75 kali setiap rakaat, dan engkau lakukan itu empat rakaat. Jika engkau mampu melakukannya setiap hari, lakukanlah. Bila tidak mampu maka setiap seminggu sekali, bila tidak mampu maka sebulan sekali, dan bila tidak mampu maka setahun sekali dan bila tidak mampu maka lakukanlah seumur hidup sekali." (HR. Abu Daud)

Berdasarkan hadis tersebut, sebagian ulama berpendapat sholat tasbih dapat dikerjakan sebagai tambahan sholat sunah.

Namun ada juga ulama yang berpendapat hadis tersebut tidak dapat dijadikan hujjah untuk melaksanakan sholat tasbih.

Manfaat Sholat Tasbih

Dikutip dari BAZNAS dan skripsi Ṣalāt Tasbīh Dalam Perspektif Hadis (Studi Analisis Sanad Dan Matan) oleh M. Afwan Al-Mutaali, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (2014), berikut beberapa manfaat mengerjakan sholat tasbih.

1. Mendapat Pengampunan Allah Swt

Sholat tasbih menghapus dosa-dosa bagi yang mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.

Allah akan mengampuni dosa, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak disengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan.

2. Meningkatkan Iman dan Taqwa

Mengerjakan sholat sunah termasuk sholat tasbih dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seorang muslim.

Kalimat tasbih yang dibaca pada setiap gerakan sholat dapat mendekatkan hati seorang hamba dengan Allah Swt.

3. Menambah Pahala

Muslim diwajibkan mengerjakan ibadah wajib seperti sholat fardhu dan puasa Ramadhan.

Namun bagi muslim yang ingin menyempurnakan pahala ibadah wajib dapat mengerjakan ibadah sunah.

Mengerjakan sholat sunah dapat menambah pahala kebaikan setiap muslim.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas