Sholawat Nabi Muhammad Saw, Bacaan Mulia Berpahala Besar
Sholawat Nabi Muhammad dan Ibrahim dibaca ketika sholat. Membaca sholawat nabi dapat mendatangkan berkah, pahala, dan menghapus dosa.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Sholawat nabi merupakan kalimat penghormatan untuk Rasulullah Saw.
- Orang yang bersholawat kepada Rasulullah Saw. akan mendapatkan sepuluh pahala.
- Sholawat juga dapat menghapus dosa-dosa dan mendatangkan berkah.
TRIBUNNEWS.COM - Sholawat Nabi Muhammad merupakan kalimat penghormatan kepada Rasulullah Saw.
Kementerian Agama menyebutkan bahwa ada banyak jenis sholawat, yaitu sholawat Nabi Muhammad, sholawat Nabi Ibrahim, sholawat munjiyat, sholawat badawiyah, dll.
Anjuran bersholawat disebutkan di dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56.
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya senantiasa bersholawat untuk Nabi (Saw.). Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)
Selain itu, anjuran sholawat juga diriwayatkan dalam hadis.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)." (HR. Ahmad)
Kementerian Agama menyebutkan bacaan sholawat Nabi Muhammad dan Ibrahim.
Sholawat Nabi
للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘ala aali Muhammad, kama shallaita ‘ala Aali Ibrahim innaka hamidun majid, allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barakta ‘ala ali Ibrahim innaka hamidun majid
Artinya: "Ya Allah berikanlah shalawat kepada Muhammad dan atas keluarga Muhammad sebagaimana shalawat yang engkau berikan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Zat yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana keberkahan yang Engkau berikan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Zat yang Maha Terpuji lagi Mulia."
Baca juga: Doa Amalan Jumat Terakhir Rajab 2026 dan Doa Isra Miraj 27 Rajab
Keutamaan Sholawat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan keutamaan membaca sholawat Nabi, sebagai berikut.
1. Mendapat balasan langsung dari Allah SWT
Disebutkan dalam hadis bahwa setiap satu kali bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw., Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali shalawat kepada orang tersebut.
Hal ini menunjukkan kemuliaan dan keutamaan amalan shalawat dibandingkan amalan lisan lainnya.
2. Menghapus dosa-dosa
Salah satu keutamaan besar shalawat adalah dihapuskan sepuluh dosa setiap kali seseorang membaca shalawat.
Artinya, shalawat menjadi sarana pembersih hati dan jalan untuk memperbaiki hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
3. Meninggikan derajat di sisi Allah SWT
Orang yang bershalawat akan diangkat derajatnya sepuluh tingkat oleh Allah.
“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)." (HR. Ahmad)
4. Bentuk ketakwaan dan kecintaan kepada Nabi SAW
Shalawat dipahami sebagai wujud cinta, penghormatan, dan ketaatan kepada Rasulullah SAW, sekaligus bukti keimanan seorang Muslim dalam kesehariannya.
5. Sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan hidup
Shalawat bukan sekadar amalan ibadah, tetapi juga jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT, menenangkan hati, serta menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan dalam kehidupan.
6. Melengkapi ibadah salat dan menyucikan jiwa
Bacaan sholawat terdapat dalam kalimat tahiyat akhir, yang wajib dibaca di setiap sholat.
Selain wajib dibaca dalam salat, shalawat yang diamalkan di luar salat berfungsi menyempurnakan ibadah, menumbuhkan ketenangan batin, dan membentuk kebiasaan spiritual yang positif.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.