Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah, Mudah Dihafal

Muslim dianjurkan membaca niat sebelum melakukan sholat wajib. Setiap muslim perlu mengetahui syarat sah sholat dan hal yang membatalkan sholat.

Editor: Nuryanti
zoom-in Doa Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah, Mudah Dihafal
Tribunnews.com
NIAT SHOLAT DZUHUR - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Senin (23/3/2026). Muslim dianjurkan membaca niat sebelum melakukan sholat wajib. Setiap muslim perlu mengetahui syarat sah sholat dan hal yang membatalkan sholat. 
Ringkasan Berita:
  • Sholat Dzuhur adalah salat wajib empat rakaat yang dikerjakan saat matahari tergelincir, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan pengingat di tengah aktivitas.
  • Pelaksanaannya harus diawali niat, memenuhi syarat sah seperti suci, menutup aurat, dan menghadap kiblat, serta menghindari hal-hal yang membatalkan sholat.
  • Tata caranya meliputi takbir, membaca Al-Fatihah, ruku, sujud, hingga tasyahud dan salam sesuai tuntunan.

TRIBUNNEWS.COM - Sholat Dzuhur merupakan salah satu dari lima salat wajib yang harus ditunaikan oleh setiap muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Waktu sholat Dzuhur dimulai ketika matahari telah tergelincir dari titik tertinggi (zawal), yaitu saat bayangan suatu benda mulai condong ke arah timur.

Sholat dzuhur menjadi pengingat bagi umat Islam untuk tetap terhubung dengan Sang Pencipta di tengah aktivitas harian.

Allah SWT berfirman: “Dirikanlah sholat dari setelah matahari tergelincir sampai gelap malam...” (QS. Al-Isra: 78)

Dalam melaksanakan sholat Dzuhur, niat menjadi hal penting karena menentukan sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan.

Rasulullah SAW juga bersabda: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Agar sholat dzuhur menjadi khusyuk, berikut bacaan niat sholat Dzuhur yang dibagikan Kementerian Agama di lamannya. 

Niat Sholat Dzuhur

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Rekomendasi Untuk Anda

Usholli fardhozh zhuhri arba'a roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat sholat fardu Zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala". 

Baca juga: Doa Puasa Syawal, Amalan Sunnah Muakkad yang Dicontohkan Rasulullah

Syarat Sah Sholat

Dalam buku Tuntunan Sholat Lengkap karya Moh. Rifai, disebutkan syarat-syarat sah sholat.

  • Beragama Islam
  • Sudah baiigh dan berakal
  • Suci dari hadas
  • Suci seluruh anggota badan, pakaian dan tempat
  • Menutup aurat, laki-laki auratnya antara pusat dan lutut, sedang wanita seluruh anggota badannya kecuali muka dan dua belah tapak tangan
  • Masuk waktu yang telah ditentukan untuk masing-masing shalat
  • Menghadap kiblat
  • Mengetahui mana yang rukun dan mana yang sunah.

Hal yang Membatalkan Sholat

Ketika sedang sholat, Muslim perlu mengetahui hal-hal yang membatalkan sholat.

Jika sholat tersebut batal sebelum menyelesaikan sholatnya, maka harus mengulangi sholatnya.

  • Berhadas
  • Terkena najis yang tidak dimaafkan
  • Berkata-kata dengan sengaja walaupun dengan satu huruf yang memberikan pengertian
  • Terbuka auratnya
  • Mengubah niat, misalnya ingin memutuskan shalat
  • Makan atau minum meskipun sedikit
  • Bergerak berturut-turut tiga kali seperti melangkah atau berjalan atau gerakan lain di luar gerakan sholat
  • Membelakangi kiblat
  • Menambah rukun yang berupa perbuatan, seperti rukun dan sujud
  • Tertawa berbahak-bahak
  • Mendahului imamnya dua rukun
  • Murtad, artinya keluar dari Islam.

Tata Cara Sholat Dzuhur

Kementerian Agama wilayah Jawa Timur menyebutkan tata cara sholat wajib sebagai berikut:

  1. Berdiri bagi yang mampu, lalu menghadap kiblat
  2. Takbiratul ihram dengan diiringi niat sholat di dalam hati
  3. Membaca doa iftitah (sunah)
  4. Membaca Surat Al-Fatihah 
  5. Membaca Surat di dalam Al-Qur'an 
  6. Ruku
  7. Itidal
  8. Sujud
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud
  11. Berdiri untuk melanjutkan rakaat selanjutnya
  12. Ulangi langkah 4-10
  13. Duduk tasyahud awal di rakaat kedua
  14. Berdiri untuk melanjutkan rakaat selanjutnya, rakaat ketiga sama seperti rakaat pertama, tanpa tasyahud
  15. Pada rakaat keempat, setelah sujud kedua, lalu duduk tasyahud akhir
  16. Salam.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas