Doa agar Cepat Sembuh dari Sakit Gusi dan Menghilangkan Nyeri
Setiap Muslim sebaiknya selalu bersabar ketika menghadapi cobaan hidup, termasuk ketika sakit, karena Allah akan mengampuni dosa-dosanya.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Sakit merupakan bagian dari ujian hidup yang mengandung banyak hikmah, bukan sekadar penderitaan fisik.ย
- Dalam Islam, sakit dipandang sebagai bentuk kasih sayang Allah, sarana menguji keimanan, sekaligus penghapus dosa bagi hamba yang sabar.
- Selain itu, sakit juga mendekatkan seseorang kepada Allah serta melatih sikap tawakal dan kesabaran yang akan membawa pahala dan kebaikan.
TRIBUNNEWS.COM -ย Setiap manusia pasti pernah mengalami sakit pada anggota tubuhnya, misalnya sakit gusi.
Sakit gusi dapat menunjukkan rasa sakit yang berbeda-beda pada setiap orang, ada yang bengkak, berdarah, dan bahkan ada yang bernanah.
Dalam ajaran Islam, setiap Muslim dianjurkan untuk selalu berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesabaran dan kesembuhan atas sakit yang dideritanya.
Rasulullah SAW. menjelaskan bahwa muslim yang bersabar atas sakit atau kesulitan yang ia alami maka Allah SWT akan menggugurkan dosa-dosanya.
Rasulullah SAW. bersabda: โTidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, dan kesusahan, bahkan hingga tertusuk duri, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya karena hal itu.โ (HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)
Hadis itu menunjukkan bahwa sakit bukan hanya tentang ujian fisik, melainkan juga ujian kesabaran bagi setiap manusia, yang mana kesabaran mereka akan dibalas dengan gugurnya dosa-dosa.
Mengutip buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, berikut doa saat sakit gusi.
Doa Sakit Gusi
ุงููููููู ูู ุฃูุฐูููุจู ุนููููู ุณููุกู ู ูุง ุฃูุฌูุฏููู ููููุญูุดูุชูู ุจูุฏูุนูููุฉู ููุจูููููู ุงููุฃูู ูููู ุงููู ูููููู
Allaahumma adzhib 'annii suu-amaa ajiduhu wa fuhsyati bida'wati nabiyyikal amiinil makiini
Artinya: "Wahai Allah, hilangkanlah dariku akan keburukan yang kutemui, dengan mendapat doanya Nabi-Mu yang terpercaya dan kuasa". (Harus dibaca sebanyak 7 kali setelah membaca Al-Fatihah dan meletakan jari pada tempat yang terasa sakit).
Baca juga: Doa Membasuh Kaki agar Meraih Siratal Mustaqim, Jalan Lurus yang Diridhai Allah
Doa Sakit Gigi
ุงููููฐููู ูู ุฃูุฐูููุจู ุนููููู ุณููุกู ู ูุง ููุฌูุฏู ููููุญูุดููู ุจูุฏูุนูููุฉู ููุจูููููู ุงููู ูููููู ุงููู ูุจูุงุฑููู ุนูููุฏููู
Allaahumma adzhib 'anhu suu-a maa yajidu wa fahsyahu bida'wati nabiyyikal makiinil mubaaraka 'indaka
Artinya: "Ya Allah hilangkanlah darinya keburukan dan kekotoran apa yang dia rasakan dengan permintaan Nabi-Mu yang mempunyai pengaruh dan diberkati disisi-Mu."
Doa Ketika Ada Anggota Tubuh yang Bengkak
ุงููููููู ูู ู ูุตูุบููุฑู ุงููููุจููุฑู ููู ูููุจููุฑู ุงูุตููุบููุฑู ุตูุบููุฑู ู ูุง ุจูู
Allaahumma mushaghghirul kabiiri wa mukabbirushsha ghiiri maabii
Artinya: "Wahai Allah yang mengecilkan sesuatu yang besar dan yang membesarkan sesuatu yang kecil, kecilkanlah bengkak yang ada di badanku".
Hikmah Sakit
Mengutip laman resminya, Kementerian Agama Kalimantan Selatan menjelaskan tentang hikmah sakit bagi mereka yang sakit.
1. Sakit sebagai bentuk kasih sayang Allah
Sakit bukan semata-mata musibah, tetapi juga wujud kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Melalui sakit, Allah mengingatkan manusia akan nikmat sehat yang sering dilupakan.
Ketika sehat, manusia cenderung lalai, namun saat sakit, hati menjadi lebih lembut dan kembali mengingat Allah.
Hal ini menunjukkan bahwa sakit adalah cara Allah mendekatkan hamba kepada-Nya, sehingga sakit juga sebagai bentuk perhatian Allah agar hamba-Nya tidak jauh dari-Nya.
โ(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang memberi petunjuk kepadaku. Dan Dia yang memberi makan dan minum kepadaku. Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku. Dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali).โ (QS. Asy-Syuโara: 80)
2. Sakit sebagai ujian keimanan
Allah menguji keimanan seseorang melalui berbagai cara, salah satunya dengan sakit.
Ujian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kesabaran dan keikhlasan seorang hamba dalam menerima takdir-Nya.
Dalam kondisi sakit, seseorang diuji apakah ia tetap berprasangka baik kepada Allah atau justru berputus asa, sehingga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.
โDan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu dengan sedikit rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.โ (QS. Al-Baqarah: 155)
3. Sakit sebagai penggugur dosa
Salah satu hikmah terbesar dari sakit adalah dihapusnya dosa-dosa seorang hamba.
Rasa sakit yang dialami menjadi sebab Allah mengampuni kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat, bahkan dari hal kecil sekalipun.
Dengan memahami hal ini, seorang Muslim akan lebih sabar dalam menghadapi penyakit dan menyadari bahwa setiap rasa sakit yang dirasakan tidak sia-sia, melainkan bernilai pahala dan penghapus dosa.
โTidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, penyakit... melainkan Allah menghapus dosa-dosanya.โ (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Sakit mendekatkan diri kepada Allah
Ketika sakit, seseorang cenderung lebih khusyuk dalam berdoa dan lebih dekat kepada Allah.
Ia menyadari bahwa hanya Allah satu-satunya tempat bergantung dan memohon kesembuhan.ย
Perasaan ini sering kali tidak dirasakan saat dalam kondisi sehat.
Keadaan ini membuat hubungan seorang hamba dengan Allah menjadi lebih kuat.ย
Doa yang dipanjatkan dengan penuh harap dan kerendahan hati menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah.
โDan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.โ (QS. Qaf: 16)
5. Sakit mengajarkan tawakal dan kesabaran
Sakit melatih seseorang untuk bersabar dan bertawakal kepada Allah.ย
Ia belajar menerima keadaan, berusaha untuk sembuh, namun tetap menyerahkan hasilnya kepada Allah.ย
Sabar dan tawakal dalam menghadapi setiap cobaan menjadikan seseorang tidak mudah putus asa karena yakin bahwa segala sesuatu berada dalam kehendak Allah.
โDan jika Allah menimpakan suatu bahaya kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.โ (QS. Al-Anโam: 17)
6. Sakit menyadarkan hakikat hidup dan mati
Sakit mengingatkan manusia bahwa hidup, mati, sehat, dan sakit semuanya berada di tangan Allah.
Tidak ada yang bisa menghindari ketentuan-Nya.ย
Kesadaran ini membuat manusia lebih rendah hati dan tidak sombong.
Dengan memahami hakikat ini, seseorang akan lebih siap menghadapi segala kemungkinan dalam hidup.ย
Ia menyadari bahwa segala sesuatu adalah bagian dari ketetapan Allah yang harus diterima dengan lapang dada.
โDialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, โJadilah!โ, maka jadilah sesuatu itu.โ (QS. Al-Muโmin: 68)
7. Sakit menjadi ladang pahala
Segala kesabaran yang dilakukan saat sakit akan bernilai ibadah di sisi Allah.ย
Bahkan usaha untuk berobat dengan cara yang halal juga termasuk bentuk ketaatan kepada Allah.
Selama dijalani dengan ikhlas, setiap rasa sakit akan bernilai kebaikan di sisi Allah.
โBerobatlah kalian, tetapi jangan dengan yang haram.โ (HR. An-Nasaโi)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.