Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Doa dan Dzikir Hari Jumat, Amalan Pembuka Rezeki pada Waktu Mustajab

Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir pada hari Jumat. Dzikir pagi yang dapat dibaca yaitu Sayyidul Istighfar dan sholawat Nabi SAW.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti
zoom-in Doa dan Dzikir Hari Jumat, Amalan Pembuka Rezeki pada Waktu Mustajab
Tribunnews.com
DOA HARI JUMAT - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Jumat (5/6/2026). Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir pada hari Jumat. Dzikir pagi yang dapat dibaca yaitu Sayyidul Istighfar dan sholawat Nabi SAW. 
Ringkasan Berita:
  • Hari Jumat merupakan hari yang mulia dalam Islam dan memiliki waktu mustajab untuk berdoa.
  • Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, istighfar, membaca Surah Al-Kahfi, bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, bersedekah, serta datang lebih awal untuk salat Jumat.
  • Doa yang dianjurkan antara lain doa memohon ampunan, Sayyidul Istighfar, dan doa kebaikan dunia serta akhirat.

TRIBUNNEWS.COM - Hari Jumat merupakan salah satu hari paling istimewa dalam Islam.

Hari ini tidak hanya menjadi waktu berkumpulnya kaum Muslimin untuk melaksanakan salat Jumat, tetapi juga dikenal sebagai hari yang penuh keberkahan, ampunan, dan kesempatan terkabulnya doa.

Dari sahabat Abi Hurairah RA, sungguh Rasulullah SAW menyebut hari Jumat kemudian berkomentar perihal Jumat: "Pada hari itu terdapat waktu yang tidaklah seorang muslim menemuinya dalam keadaan beribadah seraya ia meminta kepada Allah sesuatu hajat, kecuali Allah mengabulkan permintaannya. Rasulullah memberi isyarat dengan tangannya bahwa waktu tersebut sangat sebentar." (HR Al-Bukhari)

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dzikir, istighfar, serta memperbanyak amal saleh pada hari yang mulia ini.

Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan hari Jumat dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim:

"Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat." (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa hari Jumat memiliki kedudukan yang sangat agung di sisi Allah SWT.

Rekomendasi Untuk Anda

Berbagai peristiwa besar dalam sejarah manusia terjadi pada hari Jumat, mulai dari penciptaan Nabi Adam AS hingga datangnya hari kiamat kelak. Karena itu, hari Jumat disebut sebagai penghulu segala hari.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga menyebut bahwa pada hari Jumat terdapat waktu mustajab, yaitu waktu di mana doa seorang hamba yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan akan dikabulkan oleh Allah SWT selama tidak digunakan untuk memohon sesuatu yang haram.

Keutamaan inilah yang menjadikan hari Jumat sebagai kesempatan terbaik untuk memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah, terutama memohon rezeki pada waktu mustajab.

Baca juga: Hukum Meninggalkan Sholat Jumat Tiga Kali, Apakah Dianggap Murtad?

Selain berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istighfar pada hari Jumat.

Mengutip laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kitab Al-Adzkar oleh Imam Nawawi, berikut doa dan dzikir hari Jumat.

Doa Hari Jumat

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahummakfinii bi halaalika 'an haraamik, wa aghninii bi fadhlika 'amman siwaak.

Artinya:"Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Kayakanlah aku dengan karunia-Mu (hingga aku tidak meminta) kepada selain-Mu."

Sholawat Nabi Muhammad

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad."

Sayyidul Istighfar

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii, faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha memenuhi janji dan perjanjian kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau." (HR. Bukhari)

Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka."

Doa Memohon Ampunan

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullaha alladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan

Hari Jumat merupakan hari yang paling mulia dalam Islam. Rasulullah SAW menyebut Jumat sebagai penghulu segala hari yang memiliki banyak keutamaan dibandingkan hari-hari lainnya.

Pada hari ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh karena terdapat waktu mustajab untuk berdoa, pahala yang berlipat ganda, serta kesempatan memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat.” (HR. Muslim)

Karena kemuliaannya tersebut, umat Islam dianjurkan menghidupkan hari Jumat dengan berbagai amalan sunnah. 

Berikut beberapa amalan hari Jumat yang dianjurkan beserta keutamaannya, dikutip dari Baznas.

1. Mandi Sunnah Jumat Sebelum Berangkat ke Masjid

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat adalah mandi sunnah sebelum melaksanakan salat Jumat.

Selain menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW, mandi Jumat juga bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan saat berkumpul bersama jamaah lainnya di masjid.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa mandi pada hari Jumat kemudian berangkat ke masjid pada waktu yang paling awal, maka ia seperti berkurban seekor unta...” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mandi sunnah Jumat menjadi bentuk persiapan lahir dan batin sebelum beribadah. Dengan tubuh yang bersih dan segar, seorang Muslim dapat lebih khusyuk dalam mengikuti khutbah dan melaksanakan salat Jumat.

2. Membaca Surah Al-Kahfi

Membaca Surah Al-Kahfi merupakan salah satu amalan yang paling populer dilakukan pada hari Jumat.

Surah ini mengandung banyak pelajaran tentang keimanan, kesabaran, keteguhan dalam menghadapi ujian, serta perlindungan dari berbagai fitnah dunia.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan terpancar cahaya baginya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim)

Selain memperoleh cahaya petunjuk hingga Jumat berikutnya, membaca Surah Al-Kahfi juga diyakini menjadi salah satu perlindungan dari fitnah Dajjal sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadis lainnya.

Bagi yang belum mampu membaca seluruh surah, para ulama menjelaskan bahwa membaca sepuluh ayat pertama atau sepuluh ayat terakhir juga memiliki keutamaan yang besar.

3. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW. Shalawat adalah bentuk cinta, penghormatan, dan doa seorang Muslim kepada Nabi yang telah membawa risalah Islam.

Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Rasulullah SAW juga bersabda: “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.” (HR. Al-Baihaqi)

Memperbanyak shalawat tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi sebab memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

4. Memperbanyak Doa, Zikir, dan Istighfar

Hari Jumat memiliki satu waktu istimewa yang dikenal sebagai waktu mustajab, yaitu waktu ketika doa seorang hamba berpeluang besar dikabulkan oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda: “Pada hari Jumat ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, melainkan Allah akan memberikannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa waktu tersebut berada pada sore hari menjelang Magrib.

Selain berdoa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir dan istighfar untuk memohon ampunan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)

Zikir dan istighfar dapat menjadi sarana membersihkan hati, menenangkan pikiran, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5. Bersedekah dan Memperbanyak Kebaikan

Bersedekah merupakan amalan yang dianjurkan setiap waktu, namun memiliki keutamaan tersendiri apabila dilakukan pada hari Jumat. Banyak ulama menjelaskan bahwa sedekah pada hari Jumat memiliki nilai pahala yang lebih besar dibandingkan hari-hari lainnya.

Sedekah tidak selalu berupa uang. Memberi makanan kepada yang membutuhkan, membantu tetangga, menyantuni anak yatim, hingga memberikan bantuan kepada orang yang sedang kesulitan juga termasuk sedekah.

Allah SWT berfirman: "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui sedekah, seorang Muslim tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan hartanya serta membuka pintu keberkahan rezeki.

6. Datang Lebih Awal untuk Salat Jumat

Amalan lain yang sangat dianjurkan adalah berangkat lebih awal ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Semakin awal seseorang datang ke masjid, semakin besar pula pahala yang akan diperolehnya.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa berangkat pada waktu pertama, maka ia seakan-akan berkurban seekor unta. Barang siapa berangkat pada waktu kedua, maka ia seakan-akan berkurban seekor sapi...” (HR. Bukhari dan Muslim)

Datang lebih awal memberikan kesempatan untuk memperbanyak ibadah sunnah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan mempersiapkan diri mengikuti khutbah dengan lebih khusyuk.

Keutamaan Menghidupkan Hari Jumat dengan Ibadah

Mengamalkan berbagai sunnah pada hari Jumat membawa banyak keutamaan bagi seorang Muslim. Selain memperoleh pahala yang berlipat ganda, hari Jumat juga menjadi kesempatan untuk menghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan antara satu Jumat dengan Jumat berikutnya.

Hari Jumat juga merupakan waktu terbaik untuk memperbanyak doa, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.

Dengan mengisi hari yang mulia ini melalui ibadah, zikir, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan berbagai amal saleh lainnya, seorang Muslim dapat meraih keberkahan hidup di dunia sekaligus bekal pahala untuk kehidupan akhirat.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas