Doa Minta Rezeki Tak Terduga saat Mengalami Kesulitan Ekonomi
Ketika mengalami kesulitan ekonomi, Muslim dianjurkan untuk berdoa dan memohon agar Allah SWT memberikan kelancaran rezeki dari berbagai arah.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Dalam Islam, rezeki tidak hanya diperoleh melalui kerja keras, tetapi juga dengan memperbanyak ibadah, doa, dan amalan saleh.
- Ketika menghadapi kesulitan ekonomi, umat Islam dianjurkan tetap berikhtiar, berdoa, serta bertawakal kepada Allah SWT.
- Sejumlah amalan yang diyakini dapat melancarkan rezeki antara lain shalat Tahajud, shalat Dhuha, sedekah, membaca Surah Al-Waqi'ah, istighfar, silaturahmi, berbakti kepada orang tua, dan memperbanyak doa.
TRIBUNNEWS.COM - Ketika menjalani kehidupan, seseorang terkadang menghadapi sulitnya mencari nafkah karena kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Dalam hadis disebutkan bahwa Muslim sebaiknya tidak berburuk sangka atas kesulitan yang ia hadapi karena setiap manusia memiliki cobaan masing-masing.
Rasulullah SAW mengajarkan salah satu doa yang dapat dibaca ketika menghadapi kesulitan seperti kesulitan ekonomi.
Dari Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Allahummakfinī bihalālika 'an harāmika, wa aghninī bifadhlika 'amman siwāka. (Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau dapat menjadikan kesulitan menjadi mudah apabila Engkau menghendakinya)." (HR. Ibnu Hibban)
Dalam riwayat lain dijelaskan bahwa Muslim perlu melihat pada orang lain yang juga mengalami kesulitan, yang demikian agar mereka tidak kufur nikmat.
"Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kamu dan janganlah melihat orang yang lebih tinggi dari kamu. Yang demikian lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Sebagai Muslim yang beriman, Islam mengajarkan untuk berusaha dan berdoa.
Setelah melakukan usaha terbaik untuk mencari rezeki, maka ia perlu berserah diri kepada Allah SWT yang Maha Mengetahui.
Mengutip Kumpulan Doa Sehari-hari oleh Kementerian Agama RI, berikut doa yang dapat dibaca untuk memohon rezeki yang luas dan dari arah yang tidak disangka.
Baca juga: Doa Bertemu Orang yang Pulang Haji, Minta Didoakan agar Diampuni Allah SWT
Doa Minta Rezeki Tak Terduga
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ أَنْوَاعِ الرِّزْقِ وَالْفُتُوحَاتِ، بَابَاسِطَ الَّذِي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ، أُبْسُطْ عَلَيَّ رِزْقًا كَثِيرًا مِنْ كُلِّ جِهَةٍ مِنْ خَزَائِنِ رِزْقِكَ بِغَيْرِ مَنَّةٍ مَخْلُوقٍ بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad adada anwaa’ir rizqi wal futuhaati, baabaasithalladzi yabsuthu arrizqa liman yasyaa’u bighairi hisaabin, ubsuth alayya rizqan katsiran min kulli jihatin min khozaaini rizqika bighairi minnatin makhluuqin bifadhlika wa karamika wa ‘ala aalihi wa shohbihi wassalam.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebanyak aneka rupa rezeki dan pembukaan-pembukaan. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakanlah rezeki kami dari segala penjuru dan perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas beliau, keluarga, dan para sahabat beliau.”
Doa Mohon Rezeki yang Halal
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahummakfinii bihalaalika 'an haraamika, wa aghninii bifadhlika 'amman siwaaka.
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal dari-Mu sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak membutuhkan siapa pun selain Engkau." (HR. Jami' at-Tirmidzi)
اللَّهُمَّ يَاغَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَاكْفِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahumma yā Ghaniyyu yā Hamīdu, yā Mubdi'u yā Mu'īdu, yā Rahīmu yā Wadūdu, aghninī bihalālika 'an harāmika, wakfinī bifadhlika 'amman siwāka, wa shallallāhu 'alā Muhammadin wa ālihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya: "Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat Yang Mengembalikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Maha Mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw. keluarga dan sahabat beliau."