Tribun

Pilpres 2024

Gerindra Tak Mau Berspekulasi soal Pemasangan Baliho yang Disebut Upaya Jegal Prabowo di Pilres 2024

Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya tak mau berspekulasi terkait adanya upaya untuk menjegal Ketua Umum Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Gerindra Tak Mau Berspekulasi soal Pemasangan Baliho yang Disebut Upaya Jegal Prabowo di Pilres 2024
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ketua harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya tak mau berspekulasi terkait adanya upaya untuk menjegal Ketua Umum Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya tak mau berspekulasi terkait adanya upaya untuk menjegal Ketua Umum Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

Seperti diketahui baliho bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dianggap sebagai upaya untuk menjegal pencapresan Menteri Pertahanan itu di tahun 2024 mendatang.

Diketahui dalam baliho yang terdapat slogan 'Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat' tersebut ada foto Jokowi di sebelah kiri dan Prabowo di kanan.

Banyak publik mempersepsikan bahwa baliho itu menyiratkan bahwa Jokowi akan maju lagi di pilpres tahun 2024 mendatang sebagai kandidat wakil presiden.

Baca juga: Airlangga dan Prabowo Lakukan Pertemuan, Pengamat Nilai Peta Koalisi Pilpres Masih Dinamis

Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya bakal menempuh jalur hukum perihal pemasangan baliho yang diyakini untuk menjegal Ketua Umum Prabowo Subianto di beberapa daerah pemilihan (Dapil).

Upaya itu bakal ditempuh kata Dasco setelah pihaknya menerima masukan beberapa pihak termasuk pengamat, untuk mengungkap siapa pihak yang sudah diketahui oleh Gerindra ke publik.

"Kami lebih banyak tidak mau berspekulasi di ranah publik kami akan serahkan ke jalur hukum," kata Dasco kepada awak media, di Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Gerindra kata Dasco juga melihat kalau upaya penjegalan Prabowo Subianto lewat baliho ini dilakukan secara sistematis.

Dalam artian lain, memang memiliki tujuan untuk menurunkan popularitas dan elektabilitas dari Prabowo Subianto.

Terlebih, sebagian besar baliho itu terpampang di dapil-dapil yang menurutnya dengan jumlah pemilih tinggi untuk Prabowo.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas