Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PAN Tegaskan Koalisi Indonesia Maju Solid Dukung Prabowo: Insyaallah Tidak Ada Pengkhianatan

Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres) dipastikan solid.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
zoom-in PAN Tegaskan Koalisi Indonesia Maju Solid Dukung Prabowo: Insyaallah Tidak Ada Pengkhianatan
dok. DPR RI
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres) dipastikan solid.

Meskipun, ada isu kader Golkar, Ridwan Kamil menguat menjadi cawapres Ganjar Pranowo.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga menyampaikan bahwa partai Golkar dinilainya masih solid bersama dengan Koalisi Indonesia Maju.

"Kalau PAN sih melihat bahwa Golkar masih solid bersama koalisi Indonesia Maju," kata Viva kepada wartawan, Rabu (13/9/2023).

Viva menambahkan Koalisi Indonesia Maju juga tak pernah ribut karena komunikasi yang dibangun telah sesuai dengan komitmen.

Karena itu, tidak mungkin adanya pengkhianatan dalam koalisi.

Baca juga: Cawapres Prabowo Diumumkan Sebelum 10 Oktober 2023, Nama Erick Thohir Menguat

Rekomendasi Untuk Anda

"Koalisi Indonesia Maju kan nggak pernah ribut dan insyaallah pola komunikasi yang dibangun sesuai dengan komitmen. Insyaallah tidak ada pengkhianatan," jelasnya.

"Jadi semuanya akan diselesaikan secara kekeluargaan berazaskan musyawarah mufakat kolektif kolegial," sambungnya.

Di sisi lain, Viva mengakui PAN memperjuangkan Erick Thohir menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto.

Baca juga: Peta Kekuatan Artis di Barisan Partai Pendukung Prabowo vs Ganjar vs Anies, Siapa Paling Banyak?

Akan tetapi, PAN memahami tidak bisa memutuskan sendirian karena harus berbicara dengan parpol koalisi.

"PAN berpandangan untuk penentuan cawapres harus juga mempertimbangkan nilai elektabilitas cawapres. Dalam rangka untuk menambah kontribusi elektoral kepada pasangannya untuk bisa memenangkan Pilpres 2024," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas