Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gus Yahya Larang Para Mandataris PBNU Maju Caleg 2024

Gus Yahya mengatakan tak ada larangan bagi pengurus PBNU maju di Pemilu sebagai calon anggota legislatif (caleg).

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Gus Yahya Larang Para Mandataris PBNU Maju Caleg 2024
Tribunnews.com/Gita Irawan
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan tak ada larangan bagi pengurus PBNU maju di Pemilu sebagai calon anggota legislatif (caleg).

Namun dia mengatakan larangan tersebut justru berlaku bagi para pimpinan PBNU.

"Yang nggak boleh (nyaleg) itu mandataris. Pokoknya mandataris enggak boleh nyaleg. Kalau bukan mandataris, pengurus yang lain boleh, silakan. Yang nggak boleh itu mandataris saja. Mandataris itu dan lampirannya, Rais Aam, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, ndak boleh. Selebihnya boleh," kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2023).

Dia juga tidak melarang para pengurus PBNU menyatakan sikap politik.

Baca juga: Gus Yahya Akui Hubungan PBNU dan PKB Tidak Erat

Namun sikap politik pengurus PBNU tidak berkaitan dengan sikap PBNU sebagai institusi

"Kalau di luar rapat atau permusyawaratan tetap boleh ngomong tapi tidak mengatasnamakan lembaga," kata Gus Yahya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia juga menegaskan PBNU tidak akan menggelar rapat pembicaraan dukungan ke salah satu pasangan calon Pilpres 2024.

"Apakah nanti akan ada untuk membicarakan dukungan kepada calon, saya pastikan tidak akan ada. Kenapa karena tidak boleh secara normatif dalam aturan AD/ART dan lain-lain tidak boleh. Kalau kami lakukan itu namanya mengkhianati amanat," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas