Jelang Debat Hari Ini, Kenali Program Kerja 3 Capres-Cawapres soal Pemberantasan Korupsi
Kenali program kerja ketiga capres-cawapres menjelang debat perdana yang digelar hari ini terkait pemberantasan korupsi.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
TRIBUNNEWS.COM - Debat capres-cawapres Pilpres 2024 bakal digelar hari ini, Selasa (12/12/2023) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta pada pukul 19.00 WIB.
Tema debat perdana kali ini salah satunya membahas terkait pemberantasan korupsi.
Tentu, tiap-tiap pasangan calon (paslon) memiliki program kerja terkait pemberantasan korupsi.
Apalagi, kasus korupsi di Indonesia tengah menjadi sorotan usai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri justru menjadi tersangka setelah diduga melakukan pemerasan dan gratifikasi terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo atau SYL.
Di sisi lain, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2022 berdasarkan rilis dari Transparency International hanya 37 poin dan menempatkannya di peringkat 110 dari 180 negara yang berpartisipasi.
Baca juga: Link Live Streaming TVRI Debat Perdana Capres-Cawapres 2024 Hari Ini, Dimulai Pukul 19.00 WIB
Melihat fenomena ini, bagaimana program tiga capres-cawapres yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam memberantas korupsi di Tanah Air? Berikut paparannya.
Program Anies-Muhaimin
Program pemberantasan korupsi dari Anies-Muhaimin atau Cak Imin tertuang dalam misi nomor delapan dengan judul 'Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.'
Ada tujuh upaya yang menjadi misi Anies-Caki Imin untuk memberantas korupsi di Tanah Air yaitu:
1. Menekan tingkat korupsi melalui perbaikan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia, yang membaik dari 34 (2022) ke 44-46 (2029);
2. Memperkuat pencegahan korupsi melalui Sistem Integritas Nasional (SIN) yang melibatkan pemerintah dan swasta;
3. Memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi di seluruh sektor termasuk sektor-sektor strategsi seperti SDA, alutsista, program sosial, infrastruktur, dan BUMN;
4. Mengembalikan peran KPK dalam pemberantasan korupsi yang independen tidak tebang pilih dan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lain;
5. Mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset sebagai upaya pemiskinan yang nyata dan bertanggung jawab bagi pelaku korupsi;
6. Memfasilitasi masyarakat sipil di bidang pemberantasan dan pencegahan korupsi, serta menempatkannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan negara yang bersih;
7. Memasukkan budaya anti-korupsi dalam kurikulum pendidikan nasional.
Program Prabowo-Gibran
Sementara terkait pemberantasan korupsi oleh Prabowo-Gibran tertuang dalam 17 Program Prioritas yang telah disusunnya.
Dalam penjelasannya, Prabowo-Gibran ingin berfokus kepada keseimbangan antara pencegahan dan penindakan korupsi.
Baca juga: Jalan di Depan Kantor KPU RI Ditutup Persiapan Debat Capres-Cawapres, Catat Pengalihan Arus Lalinnya
Keseimbangan tersebut, menurut mereka, berfokus pada penghilangan keuntungan terhadap koruptor dengan pemulihan kerugian negara.
"Bila kebijakan ini dapat dilakukan dengan seksama, maka akan diperoleh manfaat ekonomi yang merata dan efisien, tambahan pembiayaan pemerintah serta percepatan kemajuan negara," demikian tertulis dalam program prioritas Prabowo-Gibran.
Selain itu, upaya pemberantasan korupsi juga tertuang dalam misi Prabowo-Gibran atau yang disebut Asta Cita.
Ada beberapa hal yang diupayakan Prabowo-Gibran jika terpilih di Pilpres 2024 nanti soal pemberantasan korupsi yaitu:
1. Memperkuat gerakan pemberantasan korupsi secara lebih sistematis dengan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman.
2. Menjadikan KPK sebagai center of excellence dalam upaya pemberantasan korupsi yang bersifat preventif melalui kerja sama untuk melakukan edukasi langsung dengan sektor pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.
3. Menjamin untuk tidak mengintervensi KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman dalam penegakan kasus-kasus korupsi.
4. Memperkuat program edukasi anti-korupsi bagi generasi muda, serta bekerja sama dengan swasta untuk menguatkan sinergi gerakan anti-korupsi di sektor swasta dan publik.
5. Memberikan prioritas pemberantasan korupsi pada sektor yang punya korelasi dengan peningkatan hajat hidup orang banyak dan perlindungan sumber daya publik, seperti pertanian, pedesaan, perikanan, pendidikan, kesehatan, kehutanan, SDA, dan perburuhan.
6. Melakukan revitalisasi fungsi pengawasan melalui pembangunan inspektorat (independen dan akuntabel) dan pengawasan kebocoran penerimaan perpajakan yang dikombinasikan sistem transaksi keuangan yang bersifat bankable dan pembayaran non-tunai.
Program Ganjar-Mahfud
Program pemberantasan korupsi dari Ganjar-Mahfud tertuang dalam misi mereka dengan judul 'Hukum Adil untuk Semua' dengan sub judul 'Membasmi Korupsi'.
Baca juga: TPN Beberkan Persiapan Ganjar-Mahfud Jalani Debat Perdana Pilpres Besok
Dalam penjelasannya, Ganjar-Mahfud ingin agar seluruh penegak hukum bersinergi untuk mengamankan aset negara dari koruptor dengan menggunakan teknologi informasi.
"Mempercepat dukungan teknologi informasi dan penguatan KPK bersama dengan kejaksaan dan Polri secara sinergis dan harmonis, serta mengamankan aset negara dari tangan koruptor," demikian tertulis dalam misi Ganjar-Mahfud.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Artikel lain terkait Pilpres 2024