Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anies Mengaku Hanya Punya Modal Dengkul Plus di Pilpres 2024

Anies mengatakan berbeda dengan paslon lain yang memiliki dana besar untuk kampanye pilpres. Satu di antaranya digunakan untuk memasifkan kampanye

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Anies Mengaku Hanya Punya Modal Dengkul Plus di Pilpres 2024
Istimewa
Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan melakukan kampanye dengan meawarkan sejumlah program kerja saat kampanye di Kampung Kamboja, Tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (26/12/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, SITUBONDO - Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengakui bahwa pihaknya tak memiliki modal banyak seperti paslon lain, untuk mengarungi Pilpres 2024, termasuk modal kampanye.

Dia menyebut, pasangan AMIN (Anies-Muhaimin) hanya memiliki modal dengkul plus.

Hal itu disampaikan Anies saat memberikan sambutan Haul ke-12 KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (28/12/2023) malam.

"Modal kita itu dengkul plus. Dengkul plus itu artinya modalnya jalan aja keliling kemana-mana," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Anies mengatakan berbeda dengan paslon lain yang memiliki dana besar untuk kampanye pilpres.

Satu di antaranya digunakan untuk memasifkan kampanye melalui penggunaan baliho.

Rekomendasi Untuk Anda

"Balihonya di mana-mana, orangnya engak di mana mana. Tapi kalau yang balihonya enggak di mana-mana dan orangnya ke mana-mana," ujar Anies.

"Jadi, kami masuknya rombongan yang kedua. Yang banyak pergi, tapi balihonya kurang. Dan kalaupun banyak baliho di pasang, balihonya itu unik. Fotonya mirip Anies-Muhaimin," lanjutnya.

Baca juga: Fakta-fakta PPATK Temukan Indikasi Dana Kampanye dari Tambang Ilegal, Nilainya Triliunan Rupiah

Dikatakan Anies, baliho yang dibuat itu pun hasil dari urunan dari para pendukung.

"Warnanya beda-beda. Kalau warnanya sama, nah itu berarti bikinnya dari Jakarta. Tapi kalau warnanya beda-beda, tiap kampung bikin sendiri," pungkas Anies.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas