Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ganjar: Ketika Rakyat Diintimidasi, Mereka Melawan dalam Diam

Ganjar menjelaskan, suasana kebatinan seperti itu dirasakannya saat berkeliling dan bertemu masyarakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
zoom-in Ganjar: Ketika Rakyat Diintimidasi, Mereka Melawan dalam Diam
Istimewa
Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberi sambutan dalam perayaan HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, meyakini masyarakat tidak pernah takut menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi jelang hari pemungutan suara Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo saat memberi sambutan dalam perayaan HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024).

Menurut Ganjar, keberanian masyarakat tersimpan dalam hati mereka, walaupun terkadang terlihat diam saat menghadapi intimidasi.

"Kenapa rakyat tidak pernah takut? Kenapa ketika diintimidasi mereka melawan dengan cara diam, karena mereka sembunyikan, keberanian itu di dalam hatinya. Dan mereka akan sampaikan, 'Oke, silakan Anda tekan anda paksa, kami nggih-nggih saja, tapi keputusan kami akan ada di TPS'. Begitu," ujar Ganjar, sebagaimana keterangan pers. 

Ganjar menjelaskan, suasana kebatinan seperti itu dirasakannya saat berkeliling dan bertemu masyarakat. Ia juga menyoroti perjuangan masyarakat yang bergerak dalam diam, tetapi sebenarnya sedang melawan.

"Mereka bergerak dalam senyap, mereka bergerak dalam diam, tapi sebenarnya mereka sedang melawan," tutur Ganjar.

Baca juga: Tak Satu Kata Pun Megawati Ucap Nama Jokowi, Tapi Peringatan Keras Ketum PDIP Ditujukan ke Presiden

Ganjar mencontohkan, insiden di Boyolali, Banyumas hingga Banjarnegara. Ia menekankan bahwa rakyat memahami bahwa pemilu menjadi simbol harapan akan adanya perubahan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dari apa yang selalu diperintahkan kepada kita semuanya untuk selalu mendengarkan, merasakan, bergetar mereka dalam setiap denyut nadi mereka, jantung mereka dan tarikan napas (rakyat)," ujar Ganjar.

"Ini menjadi semangat kita, untuk bisa mengerti harapan-harapan besar, mereka berharap kami akan memenangkan, lakukan keputusan yang baik, layani kami, dan jangan korupsi itulah tanda yang selalu muncul," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas