Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Airlangga Beri Sinyal Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jabar, Ini Alasannya

Airlangga memberi sinyal dorong Ridwan Kamil maju di Pemilihan Gubernur Jabar, hasil survei tingkat keterpilihan Ridwan Kamil di Jabar di atas 50 %.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Airlangga Beri Sinyal Ridwan Kamil Maju di Pilgub Jabar, Ini Alasannya
Kolase Tribunnews/istimewa
Kolase foto Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ridwan Kamil. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memberikan sinyal untuk mendorong Ridwan Kamil maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar). Airlangga mengatakan berdasarkan hasil survei tingkat keterpilihan Ridwan Kamil di Jabar di atas 50 persen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto memberikan sinyal untuk mendorong Ridwan Kamil maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Airlangga mengatakan berdasarkan hasil survei tingkat keterpilihan Ridwan Kamil di Jabar di atas 50 persen.

"Surveinya di atas 50 persen," kata Airlangga usai memberikan pengarahan kepada Bakal Calon Kepala Daerah dari Partai Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu, (6/4/2024).

Untuk diketahui Partai Golkar menugaskan Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta dan Pilgub Jabar.

Di Jakarta Golkar tidak hanya menugaskan Ridwan Kamil tetapi juga menugaskan eks Bupati Tangerang Ahmad Zaki .

Saat ditanya apakah Ridwan Kamil akan maju di Jakarta atau Jabar, Airlangga mengatakan bahwa untuk Jakarta ada nama Ahmad Zaki.

"Di Jakarta kan ada pak Zaki," katanya.

Baca juga: Profil 3 Kandidat Cagub Jakarta dari Golkar, Pertarungan Ridwan Kamil, Eks Bupati & Keponakan JK

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun demikian Airlangga mengatakan kepastian siapa yang akan diusung di Jakarta akan dilihat berdasarkan hasil survei yang akan dilakukan Partai Golkar.

Airlangga mengatakan ada tiga kali survei yang akan dilakukan Golkar untuk mengukur kekuatan bakal calon.

Survei pertama akan digelar Mei mendatang, survei kedua Juli, dan terakhir di bulan Agustus.

"Tentu nanti kita lihat survei terakhirnya seperti apa dan juga koalisi partainya seperti apa," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas