Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DKPP Ingatkan Penyelenggara Pemilu: Pilkada 2024 Tantangan Berat

Pilkada 2024 akan menjadi tantangan berat yang membutuhkan integritas penuh dari setiap penyelenggara pemilu. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in DKPP Ingatkan Penyelenggara Pemilu: Pilkada 2024 Tantangan Berat
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampaow
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Heddy Lugito saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024).  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mario Christian Sumampow 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Heddy Lugito, mengingatkan Pilkada 2024 akan menjadi tantangan berat yang membutuhkan integritas penuh dari setiap penyelenggara pemilu. 

Dalam rapat koordinasi di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Heddy menekankan pentingnya menjaga kejujuran dan profesionalisme di seluruh tahapan pilkada serta memperingatkan bahwa setiap pelanggaran dapat menimbulkan dampak besar.

“Pilkada ini bukan pilkada yang ringan, pilkada yang sangat keras. Oleh karena, sedikit saja integritas teman-teman bergeser, itu akan memengaruhi suasana di pilkada. Akan memengaruhi semua tahapan,” kata Heddy, Selasa (5/11/2024).

Ia menambahkan penyimpangan kecil saja dalam pelaksanaan tugas bisa menimbulkan berbagai gejolak sosial dan  politik, bahkan mengancam stabilitas keamanan.

Meski mengapresiasi kelancaran Pilpres dan Pileg yang baru saja selesai, Heddy menilai ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. 

Ia menyarankan para penyelenggara pemilu untuk melakukan introspeksi atas capaian mereka.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kita harus intropeksi, apakah pekerjaan-pekerjaan yang sudah kita lakukan selama ini cukup baik dan cukup membanggakan hasilnya," ujarnya.


Selain itu, Heddy berharap tantangan berat dalam Pilkada tidak akan memicu pelanggaran etik yang berujung pada pengaduan. 

Menurutnya, para penyelenggara perlu memahami besarnya tanggung jawab mereka untuk menjaga amanat rakyat dengan penuh kejujuran dan menjauh dari kepentingan politik pihak tertentu.

“Tidak bekerja untuk peserta pemilu, tapi bekerja untuk rakyat. Karena merekalah yang memiliki hajat besar yang namanya pemilihan kepala daerah ini,” pungkasnya. 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas