Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahmad Rakit Bom Tanpa Bantuan

Pelaku ledakan Kalimalang, Ahmad Bin Abu Ali ternyata merakit sendiri pembuatan bom tersebut tanpa dibantu orang lain

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Prawira
Laporan wartawan Tribunnews.com: Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaku ledakan Kalimalang, Ahmad Bin Abu Ali ternyata merakit sendiri pembuatan bom tersebut tanpa dibantu orang lain. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi melihat pelaku memiliki motif melukai petugas di lapangan.

"Dia merakit sendiri tidak ada orang yang membantu atau terlibat dalam membuat bom ini dan memang untuk sementara dari latarbelakangnya terungkap bahwa dia istilahnya ingin melukai petugas," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar ketika ditemui di ruangannya, Jakarta, Senin (11/10/2010).

Ketika ditanyakan alasan pelaku membuat bom yang dialamatkan kepada anggota kepolisian. Boy menuturkan hal tersebut didasarkan banyak rekan pelaku yang ditangkap oleh kepolisian. "Namun kita belum tahu maksudnya teman-teman yang mana," imbuhnya.

Menurut Boy, pelaku bersimpati kepada rekanya yang ditangkap anggota polisi, oleh sebab itu penyidik meminta keterangan saksi ahli untuk mengetahui kebenaran pernyataan Ahmad tersebut.
Observasi dari saksi ahli, lanjut Boy, sudah dimulai dari pekan lalu, penyidik meminta bantuan dari dua saksi ahli. "Jadi kita gunakan psikologi dan psikiater dan para ahli meminta waktu 14 hari, selama 14 hari ini akan memberikan keterangan hasilnya, tapi pada prinsipnya penyidikan masih berjalan," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Ledakan keras terjadi di depan Pasar Sumber Artha, Pondok Kelapa, Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (30/10/2010). Diduga ledakan diakibatkan bahan peledak rakitan. Menurut informasi dari Polda Metro Jaya ledakan akibat bahan peledak berkomposi karbit, mesiu, paku 5 cm dan paku 7 cm.  Barang bukti yang diamankan adalah tali rapiah, paku, sisa handak, bubuk mesiu,karbit, tiga paralon, empat pecahan priuk nasi, dan tas warna hitam.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas