Putri Pariwisata: Jangan Lupa Prinsip Bhineka Tunggal Ika
34 Finalis Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2010 diminta tetap mengamalkan prinsip-prinsip Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis:
Richard Tampubolon
Editor:
OMDSMY Novemy Leo
Harapan itu disampaikan Menteri Kebudayaan Dan Pariwisata RI Jero Wacik kepada 35 finalis dalam press-conference pembukaan Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2010, di Balairung Sapta Pesona, gedung Kementerian Kebudayaan Dan Pariwisata RI, Jakarta Pusat, Rabu (13/10/2010) sore,
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan El John Indonesia, Johnnie Sugiarto dan para finalis yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
Jero Wacik mengharapkan para finalis Pemilihan Puteri Pariwisata
Indonesia 2010 ini kelak bisa menjadi PR (Public Relation) yang handal.
"Jadi, kalian harus siap menjadi PR untuk membanggakan kebudayaan dan
pariwisata Indonesia kedepan. Dan jangan lupa prinsip bhinneka tunggal
ika," pesan Jero yang bermobil dinas Toyota Crown bernopol RI 34 ini.
Bagi Jero yang dimaksud bhinneka tunggal ika adalah, agar para finalis
jangan hanya bergaul dengan yang satu agam, satu suku, dan satu
kebudayaan saja.
Karena para finalis ada yang berasal dari Papua, Medan, Jawa, Bali, dan lain sebagainya.
"Saya saja dulu saat kuliah di
ITB, awalnya hanya seminggu tinggal di asrama Bali. Tinggal di asrama,
ngomong bahasa Bali terus, ketemu orang Bali terus. Tapi saya dulu
bergaul dengan orang dari suku lain, ada yang Batak, bermarga Siregar,"
kata Wacik berbagi pengalaman.
Acara pemilihan itu akan digelar tanggal 22 Oktober 2010, di Jakarta International Event&Convention Centre (JITEC) dan disiarkan oleh salah satu televisi swasta, pukul 21.00-23.00 WIB.
Semengtara itu, Karantina untuk para 35 finalis akan dilakukan mulai tanggal 11 Oktober 2010, di Hotel Merlynn.