Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sumidah: Tiga Kali Anand Minta Diraba Bagian Sensitif

Mantan murid Anand Khrisna mengaku diperlakukan tak senonoh. Berulangkali Suminah minta diminta memijit tubuh Anand bagian sensitif

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Prawira
Laporan wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa dugaan pelecehan, Anand Krishna terus dipojokkan. Kali ini Anand diberatkan keterangan bekas muridnya, Sumidah. Dalam persidangan tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (21/10/2010), Sumidah dapat perlakuan tak senonoh dari Anand.

Usai sidang, Sumidah menceritakan sudah menjadi murid Anand sejak 1999. Pada 2004, Sumidah menjadi terapis. Satu ketika, Anand meminta dipijit oleh perempuan kelahiran 38 tahun silam. Di luar dugaan, Anand minta berulangkali dipijit di bagian sensitif.

Sejak bergabung, Sumidah mengaku pernah memijit tapi tak ada permintaan sebagaimana yang diminta Anand belakangan setelah jadi terapis. Ia menurut saja meski merasa janggal. "Saya nggak bisa ngelawan. Perintah guru kita harus manut," kata Sumidah.

Perbuatan Anand, Sumidah melanjutkan, dialaminya selama tiga kali. Hal itu terjadi di kompleks Anand Krishna Center, Kuta, Bali, pada bulan Oktober 2009. Sumidah mengaku, diam di Bali selama enam bulan. Usai peristiwa itu, Sumidah keluar di tahun yang sama.

Upayanya untuk keluar, dikuatkan setelah Sumidah menceritakan perlakuan Anand kepada suaminya Chandra. Tapi Chandra tak begitu percaya dengan curhatan isterinya tersebut. Belakangan, Chandra percaya, dan mempersilakan Sumidah keluar.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas