Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terdakwa Sakit Sidang Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kembali menunda sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa dua aktivis Benteng Demokrasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kembali menunda sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Ferdinandus Semaun dan Mustar Bonaventura.

Sidang yang seharusnya mendengarkan keterangan saksi ini, ditunda karena kedua terdakwa tidak bisa menghadiri persidangan.

Menurut salah seorang jaksa penuntut umum, Satria Wirawan, pihaknya tidak dapat menghadirkan terdakwa karena keduanya sakit.

"Terdakwa sakit, dan pekan depan berjanji akan menghadiri persidangan," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis 24 Februari 2011.

Ketua majelis hakim Bayu Istiatmoko pun memutusakan untuk menutup sidang yang sedianya mendengarkan kesaksian wartawan Vivanews.com, Aries Setiawan, pihak Media Fox dan kesekjenan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mustar Bonaventura dan Ferdinandus Semaun didakwa telah mencemarkan nama baik beberapa orang. Mereka diduga mencemarkan nama baik, setelah menuduh, pihak pelapor sebagai penerima dana talangan Bank Century.

Mereka yang disebut oleh Mustar, dan Ferdi tersebut, yang juga sebagai pihak pelapor, di antaranya, Menteri Kordinator Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto, Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Sekjen Partai Demokrat Edhi Baskoro (Ibas), Choel Mallarangeng, dan pengusaha Hartati Murdaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas