Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ikapi DKI Gelar Kampanye Gemar Membaca

Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta akan membuat kampanye gemar membaca dan menulis

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Ade Mayasanto
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta akan membuat kampanye gemar membaca dan menulis. Rencananya, kampanye tersebut akan dipublikasikan melalui iklan layanan masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Ikapi Jakarta, Efi Afrizal Sinaro di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (2/7/2011). Efi mengatakan membaca merupakan hal penting untuk mempertajam kemampuan berpikir dan mendapatkan hiburan yang sehat.

"Tanpa membaca, tidak bisa berpatisipasi dalam kehidupan bernegara, terisolasi dari bangsa lain, dan tidak tahu mana yang benar dan salah. Saat ini ada 296 anggota Ikapi yang siap mengkampanyekan gemar membaca dan menulis. Hal ini akan kita kampanyekan melalui iklan layanan masyarakat," ujar Efi.

Langkah yang diambil Ikapi DKI dalam mendukung program pemerintah untuk menggalakkan kampanye membaca sejak dini, Ikapi DKI akan membantu melalui perpustakaan, taman membaca, dan memberikan bantuan kepada sekolah-sekolah. Menurutnya perlu ada gerakan bersama antara swasta, bank, dan pemerintah untuk mendukung gerakan gemar membaca ditengah-tengah masyarakat.

"Di Jakarta Timur dapat menjadi tempat percontohan, dimana taman membaca disana sangat digemari warga. Sebenarnya minat warga Jakarta sudah tinggi untuk membaca, hanya terbentur persoalan harga. Mau membeli buku satu, dijual Rp 50 ribu. Karena itu dalam pameran ini kita berikan diskon baik buku baru maupun buku lama," ucapnya.

Efi pun menyampaikan rasa kagumnya kepada Wagub DKI Prijanto yang masih sempat menulis sebuah buku berjudul 'Nilai' ditengah-tengah kesibukannya. Menurutnya apa yang dilakukan Prijanto dapat diteladani agar masyarakat tidak bosan-bosannya untuk membaca dan menulis sehingga semakin mencerdaskan bangsa.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas