Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sebagian Besar Angkot Dimiliki Perorangan

Maraknya kejahatan di dalam angkutan kota (Angkot) menjadi perhatian Pemerintah DKI Jakarta saat ini. Namun tak mudah melakukan pencegahan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya kejahatan di dalam angkutan kota (Angkot) menjadi perhatian Pemerintah DKI Jakarta saat ini. Namun tak mudah melakukan pencegahan atas tindak kejahatan bermodus tersebut. Instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan  merasa kesulitan bila harus memanggil para pemilik angkot yang kebanyakan milik perseorangan.

"Bagaimana mau ketemu, Angkot seperti Koperasi Wahana Kaltika (KWK) dan Mikrolet, kebanyakan dimiliki peroarangan, maka sulit dipanggil satu-satu," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hasyim kepada wartawan, Senin (19/9/2011).

Tetapi, Dishub hanya bisa mengimbau melalui Organda agar tidak pakai kaca film tebal. "Minimal tingkat tembus
pandangnya mencapai 70 persen. Kalau di bawah itu tidak sesuai dengan aturan Keputusan Menteri Perhubungan KM/439/U/1976," jelasnya.

Pihak Dishub pun kesulitan untuk mengetahui sopir tembak atau tidak. "Untuk mengetahu dia sopir tembak itu bagaimana?," ucapnya.

Kalau dilihat dari SIM untuk mengetahu seseorang sopir tembak atau bukan, dikatakan Riza kewenangan tersebut berada di pihak kepolisian. "Selama ini sulit mengetahui apakah dia sopir tembak atau bukan, yang tahu pemiliknya sendiri, jadi pemilik yang harus mengawasi," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas