Mayat di Kardus Kemungkinan Mati Dibekap
Penemuan mayat dalam kardus televisi di Koja, Jakarta Utara, Jumat (14/10/2011) saat ini masih menjadi teka-teki.
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penemuan mayat dalam kardus televisi di Koja, Jakarta Utara, Jumat (14/10/2011) saat ini masih menjadi teka-teki. Hasil visum menyebutkan bahwa korban mati akibat dibekap.
"Dari hasil forensik menyebutkan dia mati lemas atau dibekap. Karena forensik melihat ciri-ciri, kan biasanya kalau mati lemas bagian apa yang berubah seperti lubang tinja itu dilihat," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar kepada wartawan, Senin (17/10/2011).
Diperkirakan, korban meninggal 12 jam sebelum jasadnya ditemukan. "Ada juga pendarahan dari luka tusuk, Rahim melebar sesuai dengan usia kandungan 4-6 minggu," ucanya.
Hasil visum, usia korban sekitar 40 tahun dengan golongan darah A dan senjata tajam yang menusuk korban sedalam 25 mm di bagian perut.
Sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan berada di dalam kardus televisi yang dibuang di pinggir jalan Gang B, RT 7 RW 17, Jalan Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Jumat (14/10/2011) sekitar pukul 14.30 WIB.
Menurut beberapa warga, kardus itu ditemukan sesaat setelah mendengar suara gaduh barang dibuang dan diikuti suara motor. Saat dilihat, ternyata ada sebuah kardus televisi besar diletakkan di jalanan. Ketika dibongkar, warga melihat sesosok mayat perempuan yang dibelit kain batik. Wajahnya ditutup rambut panjangnya yang lurus.
Temuan ini pun dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara. Penyidik Reskrim Polrestro Jakarta Utara yang membongkar kardus itu menemukan mayat perempuan itu hanya mengenakan pakaian dalam. Tubuhnya pun diikat dengan tali rafia sehingga badan dan kakinya menyatu. Selain itu terdapat luka tusuk di bagian perut korban.