Lemhannas Tidak Pakai Mobil Dinas Ford Everest
Terkait kasus penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya, tersangka F menggunakan pelat nomor Lembaga Pertahanan Nasional
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terkait kasus penusukan siswa SMA Pangudi Luhur, Raafi Aga Winasya, tersangka F menggunakan pelat nomor Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) pada mobil Ford New Everest yang digunakannya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Lemhannas menegaskan institusinya tidak pernah memakai mobil Ford New Everest sebagai kendaraan dinas.
Saat menggelar jumpa pers di kantor Lemhannas, Jalan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Kepala Biro Humas Settama Lemhanas RI, Brigjen TNI Irwan Kusnadi, menjelaskan saat ini pihaknya masih menyelidiki kepemilikan pelat nomor kendaraan yang diduga dikeluarkan oleh institusinya tersebut.
Irwan menegaskan apabila terbukti ada anggotanya yang membantu mengeluarkan pelat palsu tersebut, akan diberikan sanksi.
"Yang jelas itu mobil pribadi. Tidak pernah ada kendaraan dinas kami yang memakai mobil Ford New Everest. Sekarang masih kita cek itu mobil punya siapa," ujar Irwan, Selasa (6/12/2011).
Dikatakannya, semua nomor pelat kendaraan yang dikeluarkan institusinya terdaftar. Sedangkan nomor pelat kendaraan pada mobil tersangka F tidak teregistrasi di Lemhannas.
Menurutnya jika pelaku yang mengeluarkan pelat tersebut adalah orang luar, akan diproses di kepolisian. Namun bila ada orang dari Lemhannas yang terlibat, akan ditindaklanjuti sesuai Surat Edaran Gubernur Lemhannas dengan melakukan penyelidikan di intra lembaga.
"Saya tegaskan, apabila terbukti ada dari kami yang membantu pembuatan pelat nomor kendaraan itu, maka ada tindakan administrasi, pemberian sanksi, sampai pengambilalihan," imbuhnya.