Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tips Polda Metro Jaya Menghindari Pemerkosaan di Angkot

Kabid Humas Polda Metro, Kombes Pol Baharudin Djafar mengimbau masyarakat khususnya perempuan yang rentan jadi korban agar waspada

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya kasus perkosaan di angkutan kota (angkot) membuat masyarakat resah terutama kaum perempuan yang rentan menjadi korban. Keresahan dipicu kejadian baru-baru ini, seorang Tukang sayur diperkosa di angkot M-26.

Mengantisipasi hal itu, Kabid Humas Polda Metro, Kombes Baharudin Djafar mengimbau masyarakat khususnya perempuan yang rentan jadi korban agar waspada. "Saya mengimbau apabila berpergian menggunakan angkutan umum hingga larut malam sebaiknya tidak sendirian," jelas Baharudin Jumat (16/12/2011).

Selain itu, Baharudin menambahkan perlu juga mencatat nomor polisi angkot ataupun mencatat identitas supir sehingga apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan dengan mudah dapat dilacak.

Menurut Baharudin menyelesaikan kasus perkosaan di angkot tidak bisa diselesaikan sendiri oleh kepolisian, perlu dukungan banyak pihak.

"Untuk perkosaan di angkot sudah saya jelaskan, tidak mungkin pihak polisi bekerja sendiri. Perlu kerjasama dengan dishub untuk menertipkan administrasi angkutan kota," jelas Baharudin.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas