Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sebab Foke-Prijanto Renggang: Merasa Dibohongi Soal Leaflet

Wakil Gubernur DKI Prijanto banyak bercerita mengenai hal-hal apa saja yang menjadi penyebab renggangnya hubungan bersama Fauzi Bowo

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Prijanto banyak bercerita mengenai hal-hal apa saja yang menjadi penyebab renggangnya hubungan bersama Fauzi Bowo. Satu diantaranya adalah soal brosur atau leaflet mengurai kemacetan.

Dalam bukunya yang berjudul 'Kenapa Saya Mundur dari Wagub DKI Jakarta', yang khusus dibagikan kepada wartawan, Prijanto mengungkapkan dirinya pernah membuat buku untuk sosialisasi yang berjudul "Mengurai Kemacetan, Mambangun SDM" dan "Mengurai Kemacetan di Jakarta".

Menurutnya selama lima hari berturut-turut, buku tersebut disosialisasikan pada asosiasi, pemilik gedung, dan para stakeholder lainnya. Walaupun para stakeholder paham dan mengingkan buku tersebut, menurutnya buku itu akan sulit dibaca jika yang bersangkutan tidak suka membaca.

"Saya janji akan membuatkan brosur atau leaflet. Judulnya "Sebagian di Tangan Anda". Saya buat nota dinas kepada Gubernur, namun tiga minggu saya tunggu, tidak ada kabar mengenai disetujui atau tidak leaflet tersebut," tulis Prijanto.

Saat menghadap Foke, sapaan Fauzi Bowo, untuk menyampaikan laporan berbagai hal, Prijanto turut menanyakan nasib leaflet-nya tersebut.

"Gubernur menjawab, oya..sudah. Sambil wajahnya diarahkan pada sekretarisnya. Saya menangkap, nota dinas leaflet tersebut sudah ada disposisi dan ada di sekretaris," ungkapnya.

Namun saat ia memerintahkan seorang staf untuk mengambil jawaban mengenai leaflet tersebut di Sekretaris Gubernur, kata Prijanto, ternyata disposisi itu belum ada.

Rekomendasi Untuk Anda

"Lagi-lagi saya merasa dibohongi. Kalau tidak setuju, bilang saja tidak setuju. Kalau perlu diperbaiki, katakan apa yang harus diperbaiki. Gubernur itu kan pemimpin," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas