Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Afriyani Baru Buka Mata Saat Tubuh-tubuh Bergelimpangan

Afriyani tidak bisa menceritakan proses terjadinya kecelakaan di hadapan penyidik. karena Afriyani sempat terpejam

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Afriyani Susanti, Efrizal menceritakan kronologi berbeda atas tragedi maut di kisaran Tugu ani, beberapa waktu lalu.

Efrizal menyebut kliennya sama sekali tak meminum miras pada malam sebelum kejadian. Ia juga menyebut, Afriyani memang mengonsumsi ekstasi, namun hanya seperempat butir.

Afriyani memberanikan diri untuk menyetir mobil sepulang dari kelab malam karena merasa tak mengonsumsi miras.

"Tidak ada juga yang menawarkan naik taksi. Akhirnya dia yang nyetir karena merasa dalam kondisi sadar," ujarnya.

Efrizal mengatakan kliennya tidak mampu menceritakan proses terjadinya kecelakaan di hadapan penyidik. Itu disebabkan Afriyani sempat terpejam saat musibah tersebut terjadi.

"Dia baru sadar setelah akhirnya mobil berhenti, pas dia lihat di situ sudah banyak orang tergeletak," imbuh Efrizal.

Melihat kondisi itu, Afriyani panik dan langsung menghubungi ibunya, Yurneli, dan memberitahukan bahwa dirinya telah menabrak orang hingga tewas. Adapun  teman-teman Afriyani yang ada di dalam mobil itu tidak mengetahui proses terjadinya kecelakaan karena dalam kondisi terlelap.

Rekomendasi Untuk Anda

"Afriyani sudah pasrah. Dia menyebutnya ini takdir Tuhan," kata Efrizal.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas