Jenazah Hamid Diotopsi di RS Polri Kramat Jati
Hamid Rolobessy (45), warga Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi meninggal saat penggerebekan kasus
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hamid Rolobessy (45), warga Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi meninggal saat penggerebekan kasus pembobolan brankas di UI Depok, Jawa Barat.
"Dia (Hamid) sekarang berada di RS Polri Keramat Jati untuk diotopsi biar diketahui penyebab kematiannya. Kan tidak mungkin juga tiba-tiba meninggal," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto Senin (6/2/2012).
Rikwanto menjelaskan Hamid dan 13 orang lainnya ditangkap oleh Polresta Depok di sebuah rumah kosong di kawasan Bekasi pada Sabtu (4/2/2012) lalu.
"Totalnya itu ada 13 orang yang diamankan, satu meninggal ya si Hamid itu, tiga ditahan dan sembilan lainnya dibebaskan," terang Rikwanto.
Lebih lanjut Rikwanto menuturkan kematian Hamid dikarenakan tersandung trotoar. "Jadi saat penggerebekan si Hamid ini belum sempet dimintai keterangan pas mau dibawa ke mobil dia tersandung kemudian saat hendak dibawa ke RS dia meninggal dunia," jelas Rikwanto.
Saat dihubungi terpisah, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Mulyadi mengatakan akan merilis kasus pembobolan brankas di UI dan terkait kematian Hamid sore ini pukul 14.30 WIB di Polres Depok.
"Iya nanti sore akan kami rilis kasus itu," kata Mulyadi.