Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kronologi Insiden Berdarah di Rumah Duka RSPAD

Insiden berdarah di rumah duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kamis dini hari (23/2/2012) berlangsung singkat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ade Mayasanto
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden berdarah di rumah duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Kamis dini hari (23/2/2012) berlangsung singkat. Walau singkat insiden berdarah ini menyebabkan dua orang tewas mengenaskan.

Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat kelompok orang yang berjumlah 15 orang sedang melayat seorang kerabatnya, yakni Bob di rumah duka RSPAD Gatot Subroto. Mereka berkumpul di rumah duka itu pada Rabu (22/2/2012) pukul 22.00 WIB.

Di tengah suasana duka, sekitar pukul 01.30 WIB, tiba-tiba datang sekitar 50 orang tak dikenal ke rumah duka RSPAD. Mereka datang dengan menumpang delapan mobil taksi.

"Begitu keluar mereka bawa golok dan langsung menyerang membabi buta kelompok yang sedang duduk-duduk di rumah duka itu," ucap Yoyol.

Kelompok penyerang ini langsung menyeruak masuk dan menikam para pelayat. Penyerangan, kata Yoyol, berlangsung selama 20 menit. Sebanyak dua orang tewas akibat luka bacok di lokasi kejadian, yakni Stenley Wenno dan Ricky Tutuboy dari kelompok pelayat. Sedangkan enam orang lainnya mengalami luka berat hingga ringan. Mereka adalah Oktvianius (35), Yopi (35), Stanley (39), Ricky (37), Erol (38), dan Jefrey (38) yang juga dari kelompok pelayat.

Setelah menyerang, para pelaku lalu meninggalkan lokasi dengan menggunakan taksi. Menurut Yoyol, kedua kubu berasal dari Kampung Ambon, Jakarta Barat. Korban tewas sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sementara enam korban luka dilarikan ke RS Mitra Kemayoran. Polisi kini juga tengah mengejar pelaku. Motif penyerangan ini pun masih belum diketahui.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas