Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dishub DKI: Feeder Busway dan Angkot Beda Kelas

Tujuan dibentuknya APTB untuk mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta. APTB diperkirakan mampu mengangkut 17.340 penumpang dalam sehari.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) diresmikan Gubernur DKI Fauzi Bowo, keberadaan feeder busway Bekasi-Pulo Gadung ini kerap mendapat penolakan. Dishub DKI pun menjelaskan perbedaan mendasar antara APTB dengan angkot reguler.

"Kalau dibilang merebut penumpang, tidaklah. Tarif tiket APTB ini Rp 9.500 sekali jalan untuk tiap penumpang. Kalau angkot biasa hanya Rp 2.000 tiap penumpang. Itu satu diantara perbedaannya," ujar Kadishub DKI Udar Pristono, Kamis (5/4/2012).

Pristono menjelaskan perbedaan lainnya adalah APTB tidak akan berhenti di tiap terminal bus atau halte bus. APTB hanya berhenti di terminal Pulo Gadung dan Bekasi. "APTB ini juga pakai AC. Kelasnya saja sudah berbeda dibanding angkot biasa," ucapnya.

Tujuan dibentuknya APTB ini sendiri untuk mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta hingga 4,09 persen. APTB diperkirakan mampu mengangkut 17.340 penumpang dalam sehari. Rute yang dilayani adalah Pulo Gadung, Jalan Raya Bekasi, tol JORR, tol Jakarta-Cikampek, dan keluar di gerbang tol Bekasi Timur.

"Saya harap mereka paham kehadiran APTB tidak akan merebut penumpang angkutan umum reguler," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas