Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Faisal Basri Anggap Haram Protokoler Untuk Pejabat

Kegiatan pejabat negara selalu lekat dengan adanya sistem protokoler atau penjagaan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Danang Setiaji Prabowo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kegiatan pejabat negara selalu lekat dengan adanya sistem protokoler atau penjagaan. Tapi, bagi calon gubernur DKI Jakarta, Faisal Basri, hal tersebut dianggap haram.

"Protokoler itu haram buat saya. Buat apa pidato sudah disiapkan naskahnya, pakai map? Kantongin saja. Saya ngeri kalau Gubernur meninjau kemana-mana, selalu minta disambut," ujar Faisal, saat ditemui di kawasan Wolter Mongonsidi, Jakarta Selatan, Kamis(5/4/2012).

Faisal pun mengaku tidak suka dengan kegiatan istri Walikota Jakarta Timur dan istri Gubernur DKI saat ini yang dinilai kegiatannya setiap hari hanya berkampanye.

"Jijik saya lihat istri Walikota Jakarta Timur dan istri Gubernur. Kerjanya kampanye setiap hari," ucapnya.

Faisal mengatakan, di Jakarta ini sulit bagi pihak yang ingin berderma karena selalu mengutamakan proyek.

"Susah mau berderma di Jakarta ini, norak ya? Karena Gubernurnya juga norak. Masyarakat ingin Gubernur yang intelek seperti FBI (Faisal-Biem Independen)," cetusnya.

Faisal menambahkan, bila ia terpilih menjadi Gubernur DKI maka akan membangun teater pertunjukkan kebudayaan. Faisal mengaku prihatin kebudayaan di Indonesia lebih dulu diputar di luar negeri ketimbang didalam negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya belum jadi Gubernur, sudah ada dua pihak yang komit ingin membangun gedung pertunjukkan kebudayaan dan perpustakaan di Kemayoran," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas