Jasa Raharja Santuni Korban Kecelakaan di Tol TMII
PT Jasa Raharja menyantuni lima pekerja aspal jalan tol Jagorawi yang meninggal dunia, dan empat korban luka-luka.
Penulis:
Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Jasa Raharja menyantuni lima pekerja aspal jalan tol Jagorawi yang meninggal dunia, dan empat korban luka-luka.
Mereka adalah korban kecelakaan di ruas tol Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menuju arah Cibubur di kilometer 3.600 Tol Jagorawi.
"Semua korban terjamin, kami akan segera proses karena seluruh korban bukan penduduk Jakarta," ujar Ismail, Kepala Cabang Jasa Raharja DKI Jakarta, saat ditemui di Kamar Jenazah RS Polri, Kramat Jati, Minggu (6/4/2012).
Ismail menjelaskan, pihaknya akan menyantuni seluruh korban meninggal dunia sebesar Rp 25 juta, sedangkan korban luka-luka Rp 10 juta.
"Karena korban warga luar Jakarta, biaya pemulangan jenazah dari Jakarta ke kampung bukan kuasa kami, kami hanya menyantuni," imbuhnya.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga unit truk dan satu mobil boks, terjadi di ruas tol Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menuju Cibubur, Jumat (6/4/2012) sekitar pukul 03.00 WIB.
Ada tiga truk yang terlibat kecelakaan, yakni truk tronton bernopol B 9298 JK dan B 9007 VW. Sedangkan satu truk lagi belum diketahui nomor polisinya.
Akibat kecelakaan itu, lima orang meninggal dunia, dan empat lainnya luka-luka. Korban meninggal saat ini berada di RS Polri Kramat Jati. Sedangkan yang luka-luka dirawat di RS UKI Cawang. Korban yang meninggal adalah:
1. Muhammad Iksan (45), Desa Pulutan, Rt 05 Rw 2, Boyolali, Jawa Tengah.
2. Dwi Margono (17), Desa Randusari, Rt 21 Rw 04, Semarang, Jawa Tengah.
3. Buyung Rustono (25), Desa leuwi Gede, Rt 09 Rw 05 Indramayu, Jawa Barat.
4. Yudi (23), Indramayu, Jawa Barat.
5. Ahmad Junaedi (40), Desa Kalibeber, Mojosongo, Wonosobo, Jawa Tengah.
Kecelakaan ini membuat kemacetan arus lalu lintas. Polisi saat ini tengah menutup jalan dari Km 3.100. (*)