Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dana Kampanye Besar Patut Dipertanyakan

Peneliti dari Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk menganggap bahwa dana kampanye besar justru patut dipertanyakan dari

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti dari Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk menganggap bahwa dana kampanye besar justru patut dipertanyakan dari mana sumbernya.

"Saya anggap aneh kalau ada calon yang memiliki dana kampanye yang besar," ujar Hamdi Muluk dalam dialog Riset Bakal Cagub DKI Jakarta 2012: Publik Versus Tokoh yang digelar di Wisma Kodel, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2012).

Hamdi Muluk, yang juga berprofesi sebagai Guru Besar Psikologi UI ini mengatakan, sangat aneh juga jika seorang calon membangga-banggakan dana kampanyenya yang besar itu.

Menurutnya, dana tersebut bisa saja dari oknum cukong yang menyumbang dengan imbalan, misalnya ketika terpilih nanti wajib mengesahkan proyek-proyek yang diajukan oknum cukong tersebut.

"Karena mereka belum tentu membuka transparansi dana kampanye itu ke publik. semakin calon mendeklare semakin besar dana kampanye, maka semakin besar kecurigaan yang pantas diarahkan," tandas Hamdi.

Sedangkan, Hamdi melanjutkan, dirinya lebih memilih bakal calon yang tidak pernah menggembar-gemborkan dana kampanye yang besar. "Seperti menggalang dana menjual baju atau lainnya ke publik, itu cerdas menurut saya," tandas Hamdi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas