TransJakarta Koridor XI Masuk Terminal Pulogebang
Dinas Perhubungan DKI Jakarta, rencananya akan melakukan soft launching Busway Koridor XI masuk ke Terminal Bus Pulogebang,
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta, rencananya akan melakukan soft launching Busway Koridor XI masuk ke Terminal Bus Pulogebang, Jakarta Timur pada minggu ketiga bulan ini oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.
Saat itulah, bus Transjakarta koridor XI akan mulai start dan berakhir ke dalam terminal tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan, saat ini pembangunan Terminal Pulogebang sudah mencapai 80 persen dan pada Desember nanti sudah mencapai 100 persen.
Untuk memberikan pelayanan yang baik dan maksimal pada warga ibukota, pada minggu ketiga Juni ini akan dilakukan launching Terminal Pulogebang.
Selama ini, bus Transjakarta rute itu hanya sampai ke kantor Walikota Jakarta Timur. Setelah itu busway memutar di kolong flyover Pulogebang.
"Saat soft lauching nanti, bus Transjakarta koridor XI akan dimasukkan ke terminal Pulogebang. Selain itu juga ada empat angkot atau KWK yang rutenya turut sampai ke terminal. Sedangkan jenis angkutan umum lainnya, menyusul jika pembangunan terminal ini sudah 100 persen," ujar Pristono, Senin (11/6/2012).
Namun ia belum menyebutkan rute empat angkot yang akan dimasukkan ke dalam terminal itu. Yang pasti, tujuannya agar penumpang lebih mudah menjangkau bus Transjakarta di Terminal Pulogebang. Nantinya bus Transjakarta akan dilengkapi dengan halte khusus busway. Halte itu akan ditempatkan di sisi selatan terminal.
Pristono menyebutkan, bangunan utama terminal itu memiliki empat lantai. Masing-masing, Lantai 1 sebagai area fasilitas penunjang terminal. Yakni, sebagai akses penumpang menuju koridor bus.
Selain itu juga tersedia area parkir kendaraan pribadi dan taksi. Lantai 2, area kedatangan angkutan umum dalam koto dan bus AKAP. Lantai 3, foodcourt dan tempat keberangkatan bus AKAP. Lantai 4 untuk Dinas Perhubungan DKI dan tempat istirahat para awak bus.
Biaya pembangunan terminal ini menelan dana sekitar Rp 448 miliar. Terminal Pulogebang adalah terminal terpadu, ada angkutan dalam kota, bus AKAP dan bus Transjakarta. Selain itu juga menjadi filter warga luar daerah yang membawa kendaraan pribadi ke Jakarta. Yakni, dengan memarkir kendaraannya dan pindah ke moda transportasi umum, dengan sistem park and ride.
Dengan beroperasinya Terminal Pulogebang tersebut diproyeksikan akan menggantikan fungsi terminal Pulogadung.
Baca Juga: