Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Mereka Bingung Mau Serang Saya

Kampanye gelap terhadap Jokowi dan pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama kali ini cukup keji.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kampanye gelap berbau agama terhadap calon gubernur Jakarta Joko Widodo kembali lagi. Kampanye serupa kepada Jokowi juga pernah terjadi jauh sebelum masa kampanye tiba. Namun, pria asal Solo ini enteng menanggapinya.

"Itu sentimen yang kuno, apalagi memakai sentimen agama untuk melakukan kampanye hitam," kata Jokowi yang akrab disapa Jokowi di sela-sela kampanye di Tanah Tinggi, Galur, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2012).

Kampanye gelap terhadap Jokowi dan pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama kali ini cukup keji. Pasangan yang diusung PDI-Perjuangan dan Gerindra, dituduh akan melarang keberadaan majelis taklim jika keduanya terpilih.

Jokowi menjelaskan, tak ada sedikit pun dalam pikirannya melarang kegiatan agama. Apalagi menghalangi warga untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya. Ia memastikan bahwa kampanye gelap yang disebarkan tersebut jelas tidak benar adanya.

"Saya shalat Dzuhur pukul 12.00 WIB. Waktunya shalat, saya shalat. Hari Jumat ya pakai baju koko. Dulu ada yang bilang saya kejawen, sekarang dibilang Islam liberal dan apa pun itu," ungkap Jokowi santai.

Hari ini, beredar pesan berantai di telepon genggam. Pesan yang menyudutkan Jokowi-Ahok berisi ajakan untuk tidak memilih pasangan nomor urut 3 karena keduanya dianggap akan menghalangi kegiatan beribadah umat tertentu.

Dengan adanya kampanye gelap ini, Jokowi bingung sekaligus heran. "Sekarang apa-apa jadi dipakai untuk kampanye gelap. Dari baju, sekarang sentimen agama. Saking sudah enggak mengerti lagi mau menyerang mana, jadi seperti ini," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas