Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamen Tuna Netra Minta Uang Transport ke Hidayat

Tidak mendapat uang transport, Kusnadi lalu pergi meninggalkan Hidayat. Ia kembali mengamen di pasar tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA--Seorang pengamen tuna netra yang sehari-hari beraktivitas di Pasar Sunan Giri langsung menghampiri Hidaya Nur Wahid. Calon Gubernur DKI Jakarta itu sedang berdialog dengan komunitas penjahit dalam Kampanye Pilkada DKI 2012, Rabu (4/7/2012).

Pengamen tuna netra, Kusnadi (42) mengaku sudah lima tahun mengamen di pasar yang terletak di Jakarta Timur itu. Ia tidak menyangka dapat menemui Hidayat Nur Wahid.

"Saya enggak tahu ada calon gubernur kesini tadi ada rame-rame saya denger langsung saya hampiri," kata Kusnadi sambil memegang gitar.

Kusnadi lalu berbincang-bincang dengan Hidayat Nur Wahid. Ia kemudian meminta uang kepada Mantan Presiden PKS itu.

"Pak, ada uang transport pak untuk saya," kata Kusnadi kepada Hidayat.

Hidayat lalu menolak dengan halus. Pasalnya bila ia memberikan uang maka termasuk pelanggaran Pilkada.

"Saya tidak bisa memberi bapak uang, nanti disemprit sama Panwaslu, melanggar itu," ujar Hidayat.

Rekomendasi Untuk Anda

Hidayat lalu menanyakan apakah Kusnadi tergabung dengan komunitas tuna netra. Pasangan Didik J Rachbini itu mengaku akan bertemu komunitas tuna netra untuk berdialog tentan permasalahan ibukota.

"Saya tidak ikut apa-apa, pak," kata Kusnadi.

Tidak mendapat uang transport, Kusnadi lalu pergi meninggalkan Hidayat. Ia kembali mengamen di pasar tersebut.

"Biasanya kalau ada acara Pilkada, dapat uang transport, kok sekarang engga ya," kata Kusnadi lagi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas