Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPPS: Pilih Satu Saja Jangan Pilih Dua dan Seterusnya

Banyak kampanye hitam telah mencoreng Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta. Kali ini, kampanye itu justru dilakukan Kelompok Panitia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak kampanye hitam telah mencoreng Pemilihan Umum Kepala Daerah DKI Jakarta. Kali ini, kampanye itu justru dilakukan Kelompok Panitia Pemungutan Suara yang notabene sebagai penyelenggara pemilu.

Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Wahyu Dinata kepada Tribun di Jakarta, Rabu (18/7/2012) menjelaskan, muslihat KPPS yang mengarahkan pemilih terjadi di TPS 023, 028, dan 029 Kwitang, Jakarta Pusat.

"Modelnya, petugas KPPS berbicara pilih satu kali jangan dua kali, tiga kali empat kali, lima kali sampai enam kali. Arahan lainnya, pilihlah satu saja, jangan pilih dua, tiga, empat, lima apalagi enam," terang Wahyu.

Menurut Wahyu, model arahan seperti di atas seragam, dan tendensius untuk mengarahkan pemilih kepada kandidat tertentu. Sekalipun tidak menyebut nama, KIPP menganggap arahan tersebut bentuk keberpihakan.

"Tapi hal itu bukan sekali dua kali kita dengar. Dari diskusi warga, pendekatan mereka seperti itu. Semua istilah dan arahannya sama ya. Kita menemukan itu. Jadi ini kompak dan ada yang mengatur," ungkap Wahyu.

Klik Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas