Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Tanggapan JK soal Kampanye SARA Pilkada DKI

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, isu SARA yang dihembuskan di Pilkada DKI Jakarta melanggar aturan, baik secara agama

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, isu SARA yang dihembuskan di Pilkada DKI Jakarta melanggar aturan, baik secara agama dan undang-undang.

Hal itu disampaikan Jusuf Kalla, atau akrab disapa JK, saat acara buka puasa bersama di kediamannya, Jakarta, Minggu (5/8/2012).

"Apalagi bikin kampanye negatif dan memakai agama, itu tidak baik," kata JK.

Menurut ketua umum PMI ini, Indonesia bukanlah negara agama melainkan negara yang berdasarkan Pancasila. Mengenai kepemimpinan di DKI, JK mengatakan bahwa orang yang menganut agama Kristen bahkan pernah memimpin ibukota.

"Orang Kristen Henk Ngatung jadi gubernur DKI juga enggak apa-apa, sekarang kan cuma wakil saja," kata JK merujuk pada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi pasangan Joko Widodo (Jokowi).

Ia juga melihat masih banyak kepala daerah yang beragama non Islam namun dapat memimpin wilayahnya dengan baik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat saya menjadi wapres, dari 33 Provinsi RI, ada sembilan kepala daerah non Islam dan biasa saja, tidak merusak agama," katanya.

KLIK JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas