Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polda akan Usut Penyebar Isu SARA

Isu SARA banyak muncul di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta dan menjadi perbincangan hangat warga Jakarta

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Isu SARA banyak muncul di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta dan menjadi perbincangan hangat warga Jakarta, isu terakhir yang sempat berhembus ialah kasus pengeroyokan seorang santri di Jelambar, Jakarta Barat.

Melalui layanan Blackberry Messanger yang beredar diinformasikan :

" Pemukulan terhadap relawan Fauzi Bowo Nachrowi Ramli. Pada hari Kamis tanggal 09 Agustus 2012 bertempat di Pondok Pesantren Riyadul Mu'minin Jl Tubagus Angke No 21 Jelambar Baru Grogol Petamburan Jakbar, telah terjadi penganiyaan terhadap relawan Fauzi Nachrowi yg juga santri ponpes tsb yg diduga dilakukan oleh simpatisan jokowi-ahok kebetulan etnis tionghoa bernama ronal. Korban bernama yusuf yang menderita luka lebam, pingsan dan mata tidak bisa melihat akibat pemukulan,"

Namun isi pesan tersebut langsung dibantah tegas oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto. Dikatakan Rikwanto peristiwa tersebut murni tindak pidana dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada DKI Jakarta.

Lebih lanjut, dikatakan Rikwanto, apabila isu tersebut dinilai meresahkan masyarakat. Pihaknya akan mengusut penyebar isu yang dinilai bernada SARA dalam kasus pengeroyokan itu.

"Kalau isu itu sudah menyesatkan, bernada SARA, dan meresahkan masyarakat, kami akan usut," ucap Rikwanto, Minggu (12/8/2012).

Rikwanto juga mengakui pasca kejadian tersebut, dirinya langsung ke TKP dan sharing bersama. Demi meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar di masyarakat dan memicu potensi konflik yang lebih besar.

"Tolong jangan buat isu seperti itu. Kasihan masyarakat sedang puasa dan mau Idul Fitri," ujar Rikwanto.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas