Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat Kritisi Hari Pencoblosan Pilkada DKI

Partai Demokrat mengkritisi hari pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 20 September 2012.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat mengkritisi hari pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 20 September 2012. Pencoblosan yang jatuh pada hari Kamis membuat angka golput di Pilkada DKI menjadi tinggi.

"Ini merupakan pembelajaaran seluruh parpol dan KPU bahwa penentuan hari dan tanggal penting dan berpengaruh," kata Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Jakarta, Senin (24/9/2012).

Nurhayati mengatakan tingginya angka Golput yang mencapai 30 persen memperlihatkan rendahnya animo masyarakat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Nurhayati menduga hal itu dikarenakan waktu yang dimiliki warga Jakarta untuk keluarga sangat sedikit.

Selain itu Nurhayati juga mengingatkan bahwa pemimpin tidak hanya terjun langsung berhadapan dengan masyarakat. Tetapi harus membuktikan tugas yang diembannya.

"Menurut saya bukan hanya face to face, tapi bekerja. Kita harus berikan pendidikan politik. Ya di setiap komunitas, kan pimpinannya setempat, distribusinya harus jalan, artinya pekerjaan harus didistribusikan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas