Jokowi: Obligasi Daerah Itu Apa Sih?
Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, tampak bingung menjawab pertanyaan isu-isu di Jakarta usai bertemu Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan.
Penulis:
Danang Setiaji Prabowo
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, tampak bingung menjawab pertanyaan isu-isu di Jakarta usai bertemu Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan.
Jokowi bahkan mengaku tak mengerti apa itu obligasi daerah yang sebelumnya didengungkan oleh mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo.
"Obligasi daerah itu apa sih? Wong duitnya saja banyak, ngapain harus ngutang-ngutang?" ujar Jokowi, Senin (22/10/2012) di Balai Kota.
Ketika ditanyakan apakah kebijakan obligasi daerah akan dibatalkan di bawah kepemimpinannya? Lagi-lagi Jokowi menjawab tidak tahu.
"Obligasi untuk apa, saya nggak tahu. Nggak ngerti saya. Tetapi saya harus ngerti. Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) APBD saja Rp 6 triliun. Ini nanti bisa kejadian (silpa) Rp 6-7 triliun lagi. Kenapa harus pakai obligasi? Untuk apa?" tuturnya.
Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo pernah menerangkan pembangunan infrastruktur di Jakarta 10 tahun ke depan membutuhkan dana yang sangat besar.
Pemprov DKI tengah menerapkan konsep pembiayaan infrastruktur melalui konsep public private partnership atau swasta dan obligasi daerah.
Pembangunan infrastruktur di bidang transportasi massal, penambahan ruas jalan, air minum, air limbah dan pengendalian banjir rob membutuhkan dana sekitar Rp 457 triliun.