Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Almarhum Liong Enny Dikenal sebagai Atasan yang Peduli

Almarhum Liong Lenny Erwati, korban penembakan di Cidodol, Jakarta Selatan, Selasa malam, dikenang para karyawannya sebagai sosok

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Almarhum Liong Lenny Erwati, korban penembakan di Cidodol, Jakarta Selatan, Selasa malam, dikenang para karyawannya sebagai sosok yang peduli dan simpati terhadap keadaan karyawan-karyawannya.

"Orangnya itu bisa dibilang simpatilah sama keluarga karyawan, waktu anak saya sakit ya dibantu," tutur Slamet Widodo, sopir pribadi keluarga Lenny saat ditemui di Funeral Home, RS Atmajaya, Jakarta Utara, Rabu (24/10/2012).

Menurut Slamet, Lenny justru akan marah jika ada karyawannya yang mengalami kesulitan tetapi tidak menceritakan masalahnya itu kepadanya, apalagi kalau sampai si karyawan meminta pertolongan ke orang lain bukan kepadanya.

"Justru disuruh sama dia kalo perlu apa-apa bilang ke bos, kalo minta tolong ke orang malah dimarahin sama bos. Ya enaknya gitu, saya benar-benar nggak nyangka kejadiannya tragis gitu," tukas Slamet.

Slamet yang menjadi sopir Lenny sejak 2005 juga menyebut Lenny sebagai sosok yang pandai memompa motivasi para karyawannya, Lenny kerap memberi nasihat-nasihat yang memotivasi para karyawannya.

"Ya namanya bos, kadang suka marah juga, kita sering dinasihatin, kata dia, selama masih muda manfaatin waktu, kerja keras, biar nanti kalo udah tua tinggal santai. Sering dia kasih nasihat ke karyawannya," tandas Slamet.

Seperti diketahui Liong Lenny Erwati tewas ditembak dalam perjalanan pulang dari tempat usahanya saat melintas di Jalan Cidodol Raya sekitar pukul 20.00 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat melintas di turunan dekat kompleks Hankam, mobil boks Mitsubishi berwarna hitam yang dikemudikan suami korban, Sin Harjo Budiarta (44), tiba-tiba dipepet oleh dua sepeda motor yang ditumpangi empat orang.
Komplotan tersebut lalu melepaskan tembakan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Belum diketahui motif di balik penembakan brutal ini.

Sementara itu, jenanzh Liong Lenny saat ini masih disemayamkan di lantai 1 ruang KL rumah duka Atmajaya Pluit. Beberapa sanak keluarga dan kerabat nampak hadir untuk mengucapkan rasa bela sungkawa pada keluarga korban.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas