Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemuda dan Mahasiswa HTI Unjuk Rasa di Bundaran HI

Ratusan orang dari kelompok Pemuda dan Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi bertajuk refleksi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bahri Kurniawan
Editor: Widiyabuana Slay

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan orang dari kelompok Pemuda dan Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi bertajuk refleksi 28 oktober 1928, Partisipasi Penuh Pemuda Menyongsong Kebangkitan Islam, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/10/2012) siang.

Dalam orasinya, Irawan juru bicara aksi mengingatkan bagaimana sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 lalu menjadi tonggak awal dalam perjuangan melawan penjajah dengan cara bersatu, menghilangkan segala kepentingan pribadi dan kelompok demi terwujud kemerdekaan Indonesia.

"Peristiwa ini menunjukan bagaimana pentingnya peran para pemuda sebagai motor perjuangan memperjuangkan kemerdekaan," tukas Irawan dalam orasinya.

Namun sampai dengan lebih dari 60 tahun kemerdekaan, lanjut Irawan, kondisi masyarakat Indonesia tidak menunjukan perubahan dari segi kesejahteraan dan penjajahan terus terjadi, sumber daya alam justru dikuasai asing.

"Bahkan pemerintah lebih mendukung para pemodal asing untuk menguasai kekayaan alam di negeri ini," tutur Irawan.

Irawan melanjutkan, melihat kondisi yang demikian parah, maka Mahasiswa dan Pemuda Indonesia menyerukan kepada kaum muslimin, khususnya mahasiswa dan pemuda serta organisasi kepemudaan di negerini untuk bergabung dan mendukung penegakan syariah Islam.

"Kami menyuarakan sistem islam, sistem yang ada di Indonesia saat ini berasal dari barat dan terbukti tidak bisa menjadi solusi, hanya Islam yang bisa menjadi solusi," tukas Irawan saat diwawancara.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka juga mengatakan sistem kapitalisme-liberalisme yang diterapkan di negeri ini merupakan penyebab terciptanya kemiskinan, merajalelanya korupsi, mafia-mafia hukum. Mereka juga melihat terjadinya degradasi moral pemuda Indonesia karena pendidikan sekuler yang diterapkan di Indonesia. Dengan dasar itu mereka melihat sistem-sistem yang ada perlu dirubah dengan syariat Islam.

METROPOLITAN POPULER

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas