Pedagang Tiga Pasar Demo Tanggal 12 hingga Pukul 12
Pedagang ketiga pasar itu menuntut agar pembangunan jalur MRT dibuat di bawah tanah seperti yang dilakukan pada jalur Kampung Bandan-Al Azhar.
Penulis:
Bahri Kurniawan
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tanggal 12 bulan 12 tahun 2012, ratusan pedagang dari tiga pasar yang dilewati rencana jalur MRT Layang, yaitu Pasar Mede, Pasar Cipete, dan Pasar Blok A, menggelar aksi di depan Pasar Blok A menolak pembanguna jalur MRT layang yang melintas dari Al-Azhar sampai dengan Lebak Bulus.
"Kita aksi tanggal 12, bulan 12, tahun 2012, sampai dengan pukul 12," tutur Ngadiran, Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, Rabu (12/12/2012).
Pedagang ketiga pasar itu menuntut agar pembangunan jalur MRT dibuat di bawah tanah seperti yang dilakukan pada jalur Kampung Bandan-Al Azhar. Mereka menganggap tindakan membedakan di kedua jalur tersebut merupakan bentuk diskriminasi terhadap mereka.
"Jangan dibeda-bedakan, kalau mau di bawah semua," imbuhnya.
Jika nantinya jalur MRT jadi dibangun di atas, ketiga pasar tersebut akan terkena dampak penggusuran sehingga merugikan para pedagang. Oleh karena itu mereka menuntut agar pembangunan dilakukan dibawah tanah tidak menjadi MRT layang seperti yang direncanakan.
Polemik terkait pembangunan MRT memang masih terus terjadi, proyek yang digagas oleh mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso itu terus mengundang pro dan kontra terkait pembangunannya. Mulai dari pengerjaannya yang memiliki ketergantungan kepada Jepang, sampai dengan rencana pembangunan jalur yang melewati pasar tradisional.
Baca tanpa iklan