Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Lion Air Masih Menghitung Kerugian

Gara-gara Unit Power Supply (UPS) di Bandara Soekarno-Hatta mati, banyak maskapai penerbangan mengalami kerugian finansial.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gara-gara Unit Power Supply (UPS) di Bandara Soekarno-Hatta mati, banyak maskapai penerbangan mengalami kerugian finansial.

Sebab, maskapai penerbangan yang ingin datang dan keluar dari Bandara Soekarno-Hatta, harus menunggu UPS menyala kembali.

Salah satu maskapai yang mengalami kerugian cukup parah adalah PT Lion Air. Menurut Direktur Komersial PT Lion Air Edward Sirait, pihaknya belum bisa memprediksi kerugian yang diderita.

"Seberapa besar kerugiannya belum bisa kami pastikan nilai uangnya. Kami masih menghitung," ujar Edward Sirait kepada Tribunnews.com, Minggu (16/12/2012).

Satu hal yang pasti, lanjut Edward, pihaknya mendapat kerugian tenaga yang telah dikeluarkan. Sebab, ada sekitar 15 pesawat Lion Air yang sudah terbang ke Soekarno-Hatta, akhirnya harus berputar kembali ke bandara keberangkatannya.

"Untuk sementara kami rugi tenaga," kata Edward.

Dengan matinya UPS, radar untuk memantau semua pesawat yang berangkat dan pergi dari Bandara Soekarno-Hatta tidak bisa terdeteksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan informasi, peristiwa matinya UPS di Bandara Soekarno-Hatta terjadi sekitar pukul 16.55 WIB. Matinya UPS mengakibatkan instalasi radar yang berguna mengatur komunikasi dengan pesawat yang mendarat dan lepas landas jadi terganggu.

Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab matinya pemasok listrik di Bandara Soekarno-Hatta, serta berapa lama lagi kondisi tersebut dapat diatasi. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas